Cristiano Ronaldo Balas Sindiran Isco

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 23/10/2018 05:07 WIB
Cristiano Ronaldo Balas Sindiran Isco Ronaldo membalas sindiran Isco tentang kepergian dirinya. (Action Images via Reuters/Jason Cairnduff)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bintang Juventus Cristiano Ronaldo membalas sindiran gelandang Real Madrid, Isco, yang menilai penyerang 33 tahun itu hengkang ke Serie A karena tidak betah di Santiago Bernabeu.

Dalam konferensi pers jelang laga melawan Viktoria Plzen, Selasa (23/10) waktu setempat, Isco menilai Madrid tidak harus menangis untuk seseorang seperti Ronaldo yang tidak ingin tinggal di klub ibu kota Spanyol itu.

Ronaldo pun membalas komentar mantan rekan setimnya itu dengan tenang saat menggelar konferensi pers di Old Trafford jelang duel melawan Manchester United.


"Sangat bagus, sangat bagus. Anda tidak bisa menangis," ucap Ronaldo dikutip dari Marca.

Berbeda dengan Isco, Ronaldo justru enggan menanggapi keterpurukan mantan klubnya itu di musim ini. Kekalahan 1-2 dari Levante membuat Los Blancos kalah dua kali secara beruntun atau yang ketiga dalam lima pertemuan terakhir di semua kompetisi. Imbasnya, pelatih Julen Lopetegui terancam dipecat.

Menurut Isco Madrid tak perlu menangis kehilangan Ronaldo.Menurut Isco Madrid tak perlu menangis kehilangan Ronaldo. (REUTERS/Sergio Perez)
Hanya saja, performa buruk Madrid tidak dianggap sebagai bahan pembicaraan yang bagus oleh Ronaldo. Ronaldo tidak ingin membandingkan Madrid saat ini dengan Juventus. Menurutnya kedua tim luar biasa serta fatastis.

"Saya senang menjadi bagian dari tim hebat seperti Juventus, dan itu bagian baru dalam hidup saya setelah Manchester United dan Madrid," ucap Ronaldo.

"Ini bukan waktu yang tepat untuk bertanya soal Madrid. Bukan bagian saya untuk berbicara tentang Madrid," Ronaldo menambahkan.

Sebelumnya Ronaldo mengungkapkan alasan utamanya pergi dari Spanyol adalah karena kerap diterpa masalah pajak selama bermain untuk El Real. Tetapi beberapa pihak juga menyebut Ronaldo hengkang karena permintaan kenaikan gaji yang tidak dikabulkan presiden Florentino Perez (sry)