Witan: Timnas Indonesia U-19 Bakal Habis-habisan Lawan Jepang

CNN Indonesia | Kamis, 25/10/2018 16:38 WIB
Witan: Timnas Indonesia U-19 Bakal Habis-habisan Lawan Jepang Witan Sulaeman mencetak gol kemenangan Timnas Indonesia U-19 ke gawang UEA. (CNN Indonesia/ Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gelandang Timnas Indonesia U-19, Witan Sulaeman, siap tampil habis-habisan saat melawan Timnas Jepang U-19 pada perempat final Piala Asia U-19 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Minggu (28/10) malam.

Sebelumnya Timnas Indonesia U-19 lolos dari Grup A dengan predikat runner up usai mengalahkan Uni Emirat Arab (UEA) 1-0 di SUGBK, Rabu (24/10). Sedangkan Jepang yang memimpin jauh dalam klasemen Grup B pun dipastikan lolos sebagai juara grup.

Witan yang mencetak gol kemenangan ke gawang UEA siap menjalani laga krusial lain dalam perhelatan Piala Asia U-19 2018 melawan Jepang.


"Kami akan habis-habisan lawan Jepang dan berusaha semaksimal mungkin untuk bisa masuk Piala Dunia," kata Witan kepada para asak media usai pertandingan lawan UEA.

Selain penampilan di atas lapangan, pemain yang sudah mencetak tiga gol di Piala Asia U-19 2018 itu juga berharap mendapat dukungan dari suporter. Witan mengakui keberadaan pemain ke-12 turut mendongkrak semangatnya.

Witan Sulaeman menjadi salah satu pencetak gol terbanyak bagi Timnas Indonesia di Piala Asia U-19 2018.Witan Sulaeman (kedua dari kanan) menjadi salah satu pencetak gol terbanyak bagi Timnas Indonesia di Piala Asia U-19 2018. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
"Ya semoga nanti babak perempat final lebih banyak suporter. Ini kandang kami, harus bisa bikin down lawan," katanya menambahkan.

"Terima kasih juga buat suporter yang mendukung kami, kami juga semua tak mau kalah. Dalam hati pemain sudah dibilang coach [Indra Sjafri] untuk bisa lolos [Grup A] dan lolos ke Piala Dunia U-20 2019," ucap Witan.

Harapan meraih kemenangan demi tiket Piala Dunia U-20 2019 juga dilontarkan Syahrian Abimanyu yang kerap tampil bermain sejak menit pertama bersama Timnas Indonesia U-19.

"Mudah-mudahan di pertandingan berikutnya bisa lolos lagi hingga ke babak final," tutur Abi.

Kartu Merah Nurhidayat

Dalam pertandingan lawan UEA, Timnas Indonesia U-19 bermain dengan 10 orang. Kaptem Timnas Indonesia U-19 Nurhidayat diganjar kartu kuning kedua setelah menjegal pemain lawan di luar kotak penalti di menit ke-53.

Witan menganggap hukuman terhadap Nurhidayat adalah risiko dari pelanggaran yang dibuat untuk mencegah bola bersarang di gawang Muhamad Riyandi.

"Nurhidayat memang dia bermain keras sekali. Karena kalau tidak foul, bisa-bisa UEA cetak gol," ujar Witan. (nva/jun)


BACA JUGA