LAPORAN DARI MALAYSIA

CEO Sirkuit Sepang Yakin Indonesia Gelar MotoGP

CNN Indonesia | Jumat, 02/11/2018 22:16 WIB
CEO Sirkuit Sepang Yakin Indonesia Gelar MotoGP Datuk Razlan Razali tak khawatir penonton MotoGP Malaysia turun drastis bila Indonesia jadi tuan rumah seri MotoGP. (CNN Indonesia/Haryanto Tri Wibowo)
Sepang, CNN Indonesia -- CEO Sirkuit Internasional Sepang Datuk Razlan Razali meyakini Indonesia akan menjadi tuan rumah MotoGP dalam beberapa tahun ke depan meski hingga kini belum memiliki sirkuit kelas A sebagai venue.

Indonesia hingga kini belum juga menunjukkan tanda-tanda akan menjadi tuan rumah. Sementara Malaysia sudah memiliki pebalap Hafizh Syahrin di MotoGP dan bahkan musim depan memiliki tim di kelas primer Grand Prix.

Meski pemerintah Indonesia sempat mencapai kesepakatan dengan operator MotoGP Dorna untuk menggelar balapan. Namun, tidak adanya sirkuit kelas A membuat peluang Indonesia menggelar MotoGP hingga kini masih tertutup.


Dalam wawancara dengan CNNIndonesia.com di sela MotoGP Malaysia 2018, Jumat (2/11), Razlan Razali meyakini Indonesia akan menjadi tuan rumah MotoGP dalam beberapa tahun ke depan. Keyakinan itu diungkapkan Razlan Razali setelah berbicara dengan beberapa pihak dari Indonesia.

"Saya yakin Indonesia akan menggelar MotoGP, mungkin di 2021 atau 2022. Saya berbicara dengan sejumlah orang dari Indonesia, dan mereka cukup yakin," ujar Razlan Razali.
Hafizh Syahrin jadi salah satu daya tarik penonton lokal untuk datang menyaksikan langsung MotoGP Malaysia.Hafizh Syahrin jadi salah satu daya tarik penonton lokal untuk datang menyaksikan langsung MotoGP Malaysia. (CNN Indonesia/Haryanto Tri Wibowo)
Razlan Razali tidak memungkiri kehadiran MotoGP Indonesia nantinya bisa membuat penurunan jumlah penonton di MotoGP Malaysia. Kondisi itu sudah dialami MotoGP Malaysia musim ini menyusul adanya balapan di Thailand. Namun, Razlan Razali mengaku tidak khawatir jika nantinya Indonesia benar-benar menjadi tuan rumah MotoGP.

"Angka penjualan tiket meningkat, tapi meningkat lebih karena penonton lokal. Karena tahun ini kami punya Hafizh Syahrin sebagai pebalap pertama asal Malaysia dan Asia Tenggara yang tampil di MotoGP, jadi hal itu membantu menambal penurunan penonton dari wisatawan asing, yang ada penurunan penonton dari wilayah Eropa karena mereka lebih memilih MotoGP Thailand sebagai seri yang baru," ucap Razlan Razali.
Razlan Razali yakin Indonesia bisa kembali jadi tuan rumah seri MotoGP.Razlan Razali yakin Indonesia bisa kembali jadi tuan rumah seri MotoGP. (CNN Indonesia/Putra Permata Tegar Idaman)
Lebih lanjut Razlan Razali menganggap MotoGP Malaysia berada di jalur yang benar. Pria yang juga menjabat Ketua Asosiasi Motorsport Malaysia itu mengatakan kehadiran Hafizh Syahrin di MotoGP dan tim Petronas Sprinta Yamaha Racing musim depan akan membuat MotoGP Malaysia tetap diminati.

"Saya pernah mengatakan ini beberapa tahun lalu, sebuah ajang seperti MotoGP sangat butuh dukungan kuat dari penonton lokal, jadi ketika ada negara tetangga seperti Thailand atau nanti Indonesia menjadi tuan rumah MotoGP, maka kami tidak akan terkena imbas yang buruk dari segi penonton," ujar Razlan Razali.

"Sangat penting 80 hingga 85 persen penonton berasal dari lokal. Jadi saat ini saya tidak terlalu khawatir dengan Thailand, atau khawatir dengan Indonesia, jika Indonesia menjadi tuan rumah nantinya, meski penonton asing nomor satu MotoGP Malaysia berasal dari Indonesia," sambungnya. (har)




BACA JUGA