Anies: Pembangunan Stadion Persija Harus Disetujui DPRD

CNN Indonesia | Rabu, 21/11/2018 01:49 WIB
Anies: Pembangunan Stadion Persija Harus Disetujui DPRD Kandang Persija Jakarta selalu berubah pada Liga 1 2018. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan pembangunan stadion kandang Persija Jakarta tinggal menunggu persetujuan anggaran dari DPRD. Ia berharap awal 2019 pembangunan sudah bisa dimulai.

Hal itu dikatakan Anies usai menyaksikan laga Persija Jakarta menjamu Persela Lamongan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta, Selasa (20/11), yang berakhir dengan kemenangan tuan rumah dengan skor 3-0.

"Doakan agar ikhtiar saya untuk membangun stadion bisa mendapatkan dukungan dari DPRD. Tidak bisa keputusan itu diketok di eksekutif saja, harus disetujui legislatif juga dan kita sudah membawa usulannya [ke legislatif]," kata Anies.


Anies menjelaskan alasan Pemerintah Provinsi DKI mengarahkan pembangunan stadion menggunakan Badan Usaha Milik Daerah karena beberapa hal. Pertama, sukses BUMD membangun venue equestrian dan velodrom untuk Asian Games 2018 lalu.

Bahkan, kedua venue diakui sebagai venue kelas dunia, termasuk Velodrome yang menjadi salah satu venue balap sepeda terbaik di dunia oleh Federasi Balap Sepeda Internasional (UCI). Harapan yang sama juga disematkan untuk pembangunan stadion sepak bola yang rencananya dibangun di kawasan Taman BMW, Sunter, Jakarta Utara.

Anies: Pembangunan Stadion Persija Harus Disetujui DPRDFan Persija Jakarta memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno dalam sebuah laga. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Sedangkan alasan lain pembangunan menggunakan BUMD adalah keinginan penggunaan stadion yang kelak dapat mendatangkan penerimaan daerah.

"Kita ingin memanfaatkan stadion lebih dari tempat untuk menyelenggarakan pertandingan sepak bola, tapi multi purpose. Harus bisa menjadi tempat yg menghasilkan pendapatan karena itu bisnisnya harus dikelola secara baik."

"Itu sebabnya kita ingin membangunnya menggunakan pola atau skema BUMD. Harapannya, investasi lewat BUMD harapannya ini menjadi tempat yang bisa dipakai konser, sepak bola dan olahraga lain, jadi income generating," jelasnya.

Lanjut Anies, tidak ada kesulitan lain selain persetujuan dari DPRD soal anggaran. Sejauh ini, pelepasan lahan di kawasan Taman Bersih Manusiawi (BMW) sudah selesai.

Isu lain terkait pembangunan stadion di Jakarta juga disangkutpautkan dengan adanya dendam politik terkait hasil pilkada DKI 2017. Namun, Anies berharap hal itu tidak terjadi.

"Ini demi Jakarta supaya kita semua punya staidon. Mari kita pikirkan anak-anak muda kita, pendukung Persija, Jakmania yang semuanya mengharapkan ada stadion. Saya sedang memperjuangkan itu, suporter doakan saya sehingga saya bisa melewati proses ini dan mendapatkan dukungan. Begitu anggaran diketok, langsung kita bisa mulai," tandasnya. (TTF/nva)