Klub-klub Liga 1 Abaikan Jadwal Tak Serentak di Akhir Musim

CNN Indonesia | Selasa, 27/11/2018 20:08 WIB
Klub-klub Liga 1 Abaikan Jadwal Tak Serentak di Akhir Musim PSM Makassar dan Persija Jakarta bersaing memperebutkan gelar juara Liga 1 2018 hingga akhir musim. (ANTARA FOTO/Abriawan Abhe)
Jakarta, CNN Indonesia -- Klub papan atas maupun papan bawah Liga 1 tidak mempedulikan jadwal pertandingan akhir musim yang berlangsung tidak serentak.

Pertandingan pada pekan-pekan terakhir Liga 1 2018 berlangsung secara tidak serentak seperti matchday sebelumnya. Dalam situasi yang krusial untuk perburuan gelar juara dan penentuan degradasi, pekan ke-33 berlangsung sejak Sabtu (30/11) hingga Senin (3/12). Sementara pekan ke-34 dilangsungkan Jumat (7/12) sampai Minggu (9/12).

Direktur Utama Persija Jakarta, Gede Widiade, mengatakan pertandingan jelang akhir musim sepatutnya dimulai secara berbarengan untuk menghindari kesebelasan peserta Liga 1 'main mata'.


Persija saat ini berada di peringkat kedua dalam klasemen sementara Liga 1 dengan perolehan 56 poin. Tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut hanya terpaut satu poin saja dari PSM Makassar yang ada di posisi teratas.

"Saya sudah paham dan mereka [PT Liga Indonesia Baru, operator dan regulator Liga 1] pasti sudah bijaksana [dalam menyusun jadwal]. Kalau saya, mengedepankan sportivitas," kata Gede kepada CNNIndonesia.com pada Selasa (27/11).

PSM Makassar menjadi pemimpin klasemen Liga 1 2018 hingga pekan ke-32.PSM Makassar menjadi pemimpin klasemen Liga 1 2018 hingga pekan ke-32. (ANTARA FOTO/Sahrul Manda Tikupadang)
"[Jadwal pertandingan] dibarengi ya alhamdulillah, kalau tidak dibarengi ya sudahlah. Kalau kami sudah suudzon dari awal kan repot," katanya menambahkan.

Sementara itu Sekretaris PSM Makassar Andi Widya Syadzwina menerangkan sejauh ini dari tim pelatih tidak ada masalah dengan jadwal. "Selama tidak ada perubahan mendadak," ujar dia.

Hal senada juga disampaikan Sekretaris Umum PSMS Medan Julius Raja. PSMS saat terancam degradasi lantaran berada di peringkat terbawah dalam klasemen Liga 1 dengan perolehan 34 poin.

"Mau tidak mau harus kami terima semua keadaannya, kami berusaha untuk di dua pertandingan ini menang. Supaya kami menang dan keluar dari zona degradasi, kami berharap seperti itu. Tidak bisa lagi kami klaim-klaim [protes] soal jadwal Liga 1, waktunya sudah mepet," ucap Julius.

"Tanggal 9 Desember itu pertandingan puncak kami lawan PSM Makassar. Harapannya, kami minta dukungan dan doa dari masyarakat terutama Sumatera Utara. Penampilan PSMS bisa lebih baik dan tidak kalah di tiga pertandingan [terakhir] ini," sambungnya. (nva/jun)