Kisah Rahel, Mengenalkan Cinta Persija pada Bayi 9 Bulan

Arby Rahmat, CNN Indonesia | Minggu, 09/12/2018 16:51 WIB
Kisah Rahel, Mengenalkan Cinta Persija pada Bayi 9 Bulan Rahel Yosephine dan sang istri, Nevayana Surbakti, membawa buah hati mereka, Raffa Rizki, menyaksikan laga Persija vs Mitra Kukar. (CNN Indonesia/M. Arby Rahmat Putratama H)
Jakarta, CNN Indonesia -- Stadion bisa menjadi rumah bagi siapa saja. Termasuk mereka yang usianya bahkan belum genap satu tahun seperti Raffa Rizki.

Bayi sembilan bulan ini merupakan buah hati Rahel Yosephine dan sang istri, Nevayana Surbakti. Ketiganya datang ke Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Minggu (9/12) ini untuk menyaksikan laga terakhir Persija di Liga 1 2018 melawan Mitra Kukar. Laga yang teramat penting bagi pendukung Persija seperti Rahel dan Neva karena kemenangan berarti klub kesayangan akan menjadi juara Liga dan menghapus dahaga gelar liga yang telah berlangsung 17 tahun.

Rahel, pria asal Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, ingin anak laki-lakinya mencintai Persija sedini mungkin.


"Raffa sudah dari usia 3 bulan diajak nonton langsung Persija di stadion. Pertandingan lawan Mitra Kukar ini adalah kali keempat Raffa nonton langsung. Sebelumnya Raffa sudah nonton Persija saat lawan Home United, lalu saat Persija bertanding di Bali dan Malang," kata Rahel kepada CNNIndonesia.com di SUGBK.

Menurut Rahel dan Neva, berada di puluhan ribu orang yang meneriakkan dukungan kepada Persija tak terlalu mengganggu Raffa. Ia nyaris tak pernah rewel.

"Raffa senang kalau lihat keramaian orang. Ia hanya rewel kalau haus dan ngantuk," ucap Rahel.

Untuk menyaksikan Persija vs Mitra Kukar, Rahel merogoh kocek sebesar Rp1 juta rupiah untuk membeli dua buah tiket VVIP. Pria 27 tahun yang sudah menyenangi Persija sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Atas ini mengaku tak masalah harus mengeluarkan dana cukup besar untuk membeli tiket itu.

Mengenai performa Persija, Rahel sempat tidak menyangka Persija termasuk ke dalam golongan tim papan atas musim ini.

"Sebenarnya musim ini saya tidak terlalu yakin dengan Persija. Tapi belakangan klub kompetitor, Persib, malah anjlok. Maka dari itu Persija bisa ambil peluang," ujar penggemar Ramdani Lestaluhu itu.

Dukungan dari fans Persija seperti Rahel dan puluhan ribu lainnya diapresiasi oleh Marko Simic, sang ujung tombak yang menjadi salah satu pemain Macan Kemayoran paling diandalkan. Sebelumnya, Simic berterima kasih kepada para suporter yang berkenan mendukung secara langsung di stadion.

"Saya juga manusia, punya perasaan. Ada kritik, tapi Jakmania selalu ada dan beri dukungan. Yang tidak mendukung pun saya maafkan, itu normal dan ini sepak bola," tutur Simic di usai latihan di Lapangan Sutasoma beberapa waktu lalu.

"Dan saya mau katakan terima kasih untuk tahun ini, mungkin ini tahun terbaik saya selama berkarier di sepak bola. Kota luar biasa, penggemar yang hebat," tuturnya melanjutkan.
(vws)