4 Pelatih yang Bisa Gantikan Mario Gomez di Persib

CNN Indonesia | Rabu, 12/12/2018 15:53 WIB
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Mario Gomez di Persib Kiatisuk Senamuang masih masuk sebagai kandidat pelatih Persib Bandung. (CNN Indonesia/Jun Mahares)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sejumlah nama pelatih digadang-gadang menjadi pengganti Roberto Carlos Mario Gomez yang baru saja dipecat dari Persib Bandung.

Direktur Persib Teddy Tjahjono mengatakan pihak klub tidak cocok dengan perilaku Mario Gomez sehingga memutus kontrak pelatih asal Argentina itu. Selanjutnya, ia akan mendapatkan kompensasi sesuai dengan klausul kontrak yang masih menyisakan satu tahun lagi.

CNNIndonesia.com mencoba membuat ulasan singkat sejumlah pelatih asing maupun lokal yang dianggap berpeluang melatih Maung Bandung.


Berikut empat nama pelatih yang bisa menangani Persib musim depan versi CNNIndonesia.com:

1. Miljan Radovic

Miljan Radovic sejatinya sudah diikat Persib Bandung per November lalu. Posisi mantan gelandang Persib dan Pelita Bandung Raya itu sebagai Direktur Teknik Maung Bandung.

Ia yang bertanggung jawab penuh pula dalam hal pengembangan tim muda yakni Persib U-19 dan U-16. Tugasnya yang dianggap sukses membangun tim U-18 klub India, DSK Shivajian FC, membuat manajemen terpincut merekrutnya.

Radovic juga diminta membangun fondasi untuk tim senior. Dengan diputus kontrak Mario Gomez, bukan tidak mungkin manajemen bakal menggeser pria 43 tahun itu sebagai juru taktik.

Meski demikian, Radovic belum punya pengalaman menangani klub profesional level senior.

2. Rahmad Darmawan

Rahmad Darmawan gagal menyelamatkan Mitra Kukar dari degradasi ke Liga 2. Namun, bukan berarti kegagalan itu mengurangi kualitasnya sebagai juru taktik yang pernah membawa Persipura dan Sriwijaya FC juara Liga Indonesia.

Rahmad Darmawan masih pantas melatih klub besar seperti Persib Bandung. (Rahmad Darmawan masih pantas melatih klub besar seperti Persib Bandung. (Foto: ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)
Lagi pula, RD baru melatih Mitra Kukar pada tengah musim setelah hengkang dari Sriwijaya FC lantaran persoalan internal klub.

Kualitasnya masih pantas menangani klub sebesar Maung Bandung. Pelatih yang akrab disapa dengan sebutan RD itu sempat disebut-sebut menjadi pelatih Persib tahun lalu sebelum akhirnya manajemen merekrut Mario Gomez.

RD dianggap sosok yang mampu memiliki pendekatan bagus terhadap pemain sekaligus punya racikan taktik ciamik. Satu kelemahannya bahwa pelatih kelahiran Metro Lampung itu tak memiliki faktor kejutan alias strateginya sudah banyak diketahui lawan-lawannya.

3. Kiatisuk Senamuang

Kiatisuk Senamuang menjadi pelatih yang layak menangani Maung Bandung. Mantan pelatih timnas Thailand itu juga pernah digadang-gadang menjadi juru taktik Persib setelah Djadjang Nurdjaman hengkang dari klub tersebut pada 2017.

Kiatisuk Senamuang (kanan) saat ini masih belum memiliki klub. (Kiatisuk Senamuang (kanan) saat ini masih belum memiliki klub. (CNN Indonesia/Jun Mahares)
Bahkan, Bobotoh sempat ramai-ramai berharap Kiatisuk melatih Persib. Namun, impian itu sirna karena eks penyerang timnas Thailand itu masih menjalani di skuat Gajah Perang.

Kini status Kiatiksuk masih menganggur setelah mundur dari jabatan pelatih Timnas Thailand pada 2017. Salah satu kendala jika Maung Bandung merekrutnya adalah persoalan bahasa dan budaya yang belum dikuasai mantan pelatih Bangkok dan Chula United itu.

4. Widodo C Putro

Widodo C Putro juga dinilai masih pantas menangani Persib Bandung. Pengalamannya menangani klub besar seperti Bali United, membuatnya masih layak menangani Maung Bandung.

Widodo Cahyono Putro pernah membawa Bali United menjadi runner-up Liga 1 2017. (Widodo Cahyono Putro pernah membawa Bali United menjadi runner-up Liga 1 2017. (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)
Widodo dianggap mampu meracik pemain-pemain berstatus bintang di Serdadu Tridatu. Pencapaian terbesarnya adalah membawa Bali United nyaris juara atau berada sebagai runner-up Liga 1 2017.

Widodo sendiri bukan tanpa kelemahan. Ia belum mampu keluar dari tekanan ketika timnya berada dalam situasi krisis. Ia hengkang dari Serdadu Tridatu setelah kalah tiga kali beruntun di Liga 1 2018. (bac/nva)