Persib Cari Pelatih yang Bisa Tiru 'Class of 92'

CNN Indonesia | Kamis, 13/12/2018 04:25 WIB
Persib Cari Pelatih yang Bisa Tiru 'Class of 92' Persib Bandung cari pelatih seperti Alex Ferguson. (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Manajemen Persib Bandung mencari sosok pelatih yang bisa mengangkat talenta muda seperti yang dilakukan Alex Ferguson mengorbitkan 'Class of 92' di Manchester United.

Direktur PT Persib Bandung Bermartabat, Teddy Tjahjono tak memungkiri jika saat ini ada sejumlah nama pemain binaan Akademi Persib yang dipersiapkan memperkuat tim senior.

"Kita kan konsep pembinaan sudah mulai jalan, sudah mulai terbukti (dengan membawa juara). Kita ingin anak-anak ini menjadi kerangka di 4-5 tahun lagi," kata Teddy saat ditemui di Trans Luxury Hotel, Rabu (12/12).


Tedy menilai para pemain muda tersebut bukan mustahil mengisi skuat senior. Ia mengibaratkan, bibit-bibit muda yang ada saat ini seperti yang telah dilakukan klub Liga Inggris, Manchester United di mana mereka memiliki generasi emas pada 1992.

Saat itu, Manchester United merupakan klub yang terkenal sukses mengorbitkan sejumlah pemain hebat dari akademi sepak bola mereka sendiri.

Febri Hariyadi menjadi satu di antara pemain muda potensial Persib Bandung.Febri Hariyadi menjadi satu di antara pemain muda potensial Persib Bandung. (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)
Julukan 'Class of '92' merujuk pada sekumpulan pemain muda berbakat lulusan akademi Red Devils, yang sempat meraih gelar juara FA Youth Cup di saat usia rata-rata mereka masih menginjak 18 tahun.

"Kalau di MU ada class 92. Jadi, sama kita juga ingin seperti itu," ujarnya.

Sehingga, lanjut Teddy, kriteria pelatih yang diharapkan musim depan salah satunya bisa menangani pemain muda.

"Iya, tentu. Jadi makanya kenapa kita saat mewawancara pelatih bahwa kita juga ingin mengedepankan ini (pemain binaan). Kecuali memang ada kekurangan apa, kita cari kekurangannya," kata dia.

David Beckham salah satu produk Class of 1992 di MU.David Beckham salah satu produk Class of 1992 di MU. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Indikator pembibitan pemain muda itu sebenarnya sudah terlihat dari keseriusan Persib mendirikan Akademi Persib beberapa tahun lalu.

Hasilnya, tim U-16 berhasil menjadi kampiun Elite Pro Academy Liga 1 U-16 dan juara Liga 1 U-19. Kedua gelar tersebut didapat berbarengan tahun ini.

Teddy bahkan mengakui para pemain muda Persib tersebut sudah ada yang dibidik untuk memperkuat tim senior.

Gian Zola, pemain muda potensial Persib yang dipinjamkan ke Persela Lamongan.Gian Zola, pemain muda potensial Persib yang dipinjamkan ke Persela Lamongan. (CNN Indonesia/Jun Mahares)
Di tim U16, ada setidaknya tiga nama pemain potensial, yakni Anar Maulana (penyerang), Fajar Faturachman (bek kanan), dan Yadi Mulyadi (gelandang). Anar sendiri merupakan pemain terbaik Liga 1 U-16.

Setelah menjadi juara, ketiga pemain tersebut akan disekolahkan ke Inggris selama enam bulan. Mereka akan menempa diri dalam program pendidikan sepak bola yang bakal langsung mendapat arahan dari FA selaku federasi sepak bola Inggris dan PSSI.

Sedangkan di tim U-19, selain menyabet gelar juara, sejumlah pemain Persib juga berhasil meraih penghargaan individu Liga 1 2018 seperti top skor yang diraih Beckham Putra dan pemain terbaik yang didapat M Syafril Lestaluhu. Ditambah dengan Mario Jardel, ketiganya sudah beberapa kali ikut latihan bersama tim senior.

"Untuk pemain yang kita lihat punya potensi misalnya Beckham sama Lesta. Kami sudah tahu kira-kira siapa buat ke depan yang kita mau itu langsung sudah kita kontrak ke senior buat jangka panjang," jelasnya.

Manajemen Persib telah memutuskan untuk memecat Mario Gomez dari kursi pelatih setelat dianggap gagal mendongkrak prestasi Maung Bandung di Liga 1 2018. (hyg/jun)