Jelang Lawan Liverpool, De Gea dan Man United Sedang Rapuh

CNN Indonesia | Jumat, 14/12/2018 19:19 WIB
Jelang Lawan Liverpool, De Gea dan Man United Sedang Rapuh David De Gea sudah kebobolan banyak gol di paruh awal Liga Inggris musim ini. (REUTERS/Darren Staples)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kiper Manchester United, David De Gea dikenal sebagai salah satu kiper terbaik di dunia. Namun jelang lawan Liverpool dalam big match Liga Inggris pekan ini, De Gea terlihat sedang rapuh.

De Gea adalah dewa pelindung Manchester United selama beberapa musim terakhir. Pada musim lalu, Manchester United bahkan hanya kebobolan 28 gol sepanjang musim.

Keperkasaan De Gea menjaga gawang Manchester United jadi salah satu kunci sukses Manchester United berhasil lolos ke Liga Champions dengan duduk di posisi kedua klasemen akhir.


Namun pada musim ini, keperkasaan De Gea seolah luntur. Dikutip dari Opta, De Gea sudah kebobolan 26 gol ketika Liga Inggris baru berjalan 16 pekan. Di antara tim di zona 10 besar, Manchester United bersama Bournemouth adalah tim dengan jumlah kebobolan paling banyak.
Mohamed Salah bersama Sadio Mane dan Roberto Firmino bakal jadi ancaman utama pertahanan Manchester United.Mohamed Salah bersama Sadio Mane dan Roberto Firmino bakal jadi ancaman utama pertahanan Manchester United. (Reuters/Carl Recine)
Khusus dalam lima laga terakhir, 'Setan Merah' kebobolan delapan gol dan hanya berhasil mencatat satu kali clean sheet, yaitu ketika bermain imbang tanpa gol lawan Crystal Palace.

Banyaknya gol yang bersarang di gawang Manchester United tentunya juga tak lepas dari lemahnya lini belakang Manchester United. Pemain-pemain yang diturunkan Jose Mourinho tidak bisa menampilkan pertahanan yang solid. Bahkan Nemanja Matic sampai diminta untuk turun jadi bek tengah pada beberapa kesempatan.

Di luar bek yang kurang berkualitas, De Gea juga melakukan blunder dalam menjaga gawang Manchester United, misalnya ketika menghadapi Arsenal. Saat itu gol Arsenal tak lepas dari kesalahan De Gea.

Sedikit keberuntungan bagi Manchester United, De Gea kemudian tampil gemilang dan mengadang sejumlah serangan Arsenal yang berpotensi melahirkan gol ketiga.

Liverpool sendiri punya lini serang maut seperti halnya Arsenal. Lini depan Liverpool adalah salah satu lini depan terbaik yang ada di Inggris maupun Eropa. Bila De Gea dan kawan-kawan tidak berbenah, maka ancaman besar akan datang untuk Manchester United di laga tersebut. (ptr/ptr)