Gelandang Persija Berencana Bangun Rumah Pasca-Gempa Palu

jun, CNN Indonesia | Sabtu, 15/12/2018 23:11 WIB
Gelandang Persija Berencana Bangun Rumah Pasca-Gempa Palu Sandi Sute berencana bangun rumah di Palu. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gelandang Persija Jakarta, Sandi Darma Sute, berencana pulang kampung untuk membangun rumah saudaranya yang menjadi korban gempa di Palu dan Donggala.

Sandi turut serta dalam pawai Persija juara Liga 1 2018 dari Gelora Bung Karno (GBK) hingga Balai Kota DKI Jakarta, Sabtu (15/12). Setelah perayaan tersebut, pemain 26 tahun itu berencana untuk menggelar sunatan anaknya yang baru lahir sebelum pulang ke Palu.

"Rencana pulang kampung di Palu, bangun rumah buat keluarga. Anda tahu sendiri, saya sedang berduka di Palu terutama di kampung saya di daerah Donggala. Saya ingin pulang bangun rumah apa adanya yang penting bisa terhindar dari hujan dan [panas] matahari," kata Sandi kepada para awak media di Balaikota pada Sabtu (15/12).


Sandi menjadikan pulang kampung tersebut sebagai bagian dari liburan dia usai kompetisi Liga 1 berakhir pada akhir pekan lalu (9/12).

"Mau ke mana lagi? Itu [Palu] tanah kelahiran saya. Nazar saya kalau juara adalah botak dan syukuran mengundang anak yatim di rumah. Kalau istri saya keliling joging di lapangan tujuh kali dan puasa tiga hari," katanya menambahkan.

Lebih lanjut, Sandi mengabarkan rumah pribadinya di Palu tidak mengalami banyak kerusakan. Akan tetapi, lanjutnya, rumah orang tua dan sanak saudara rata dengan tanah.

"Alhamdulillah, mudah-mudahan ada rejeki ini [juara Persija], saya bisa bantu mereka walau sedikit. Orang tua saya masih tinggal di tenda sementara. Rumah saya bisa ditempati, tapi sampai sekarang ini masih gempa-gempa sih," ucap Sandi.

"Mereka takut tinggal di rumah dengan gempa susulan, kalau malam baru masuk rumah. Saya berharap kampung saya bangkit lagi," ucapnya melanjutkan.

Tawaran Klub Baru

Sandi masih menunggu kontrak dia habis pada 31 Desember sebelum menentukan langkah untuk musim depan.

Sampai saat ini, ia mengaku belum ada pembicaraan dari manajemen Persija mengenai perpanjangan kontrak. Ia berharap setelah perayaan juara Liga 1 akan ada pembicaraan lebih lanjut. "Saya inginnya bertahan [di Persija]," ujarnya.

Di luar negosiasi dengan Persija, Sandi mengaku sudah dihubungi klub lain. Ia bersyukur banyak yang meminatinya usai sukses mengantar Persija juara.

"Sudah banyak yang telepon, ada tiga sampai empat [klub]. Saya hanya bilang tunggu kontrak saya habis. Yang menghubungi saya pelatih dan manajemen, saya tidak boleh sebut karena saya masih dalam kontrak sampai 31 Desember," ujarnya kembali (map/jun)