Xherdan Shaqiri, Kepingan yang Ditunggu Klopp dan Liverpool

Putra Permata Tegar Idaman, CNN Indonesia | Senin, 17/12/2018 11:42 WIB
Xherdan Shaqiri, Kepingan yang Ditunggu Klopp dan Liverpool Xherdan Shaqiri merupakan salah satu pembelian sukses di Liverpool musim ini. (REUTERS/Phil Noble)
Jakarta, CNN Indonesia -- Xherdan Shaqiri pernah dianggap calon bintang, kemudian melanglang buana ke klub semenjana, sebelum akhirnya kini mulai mencuri perhatian pendukung Liverpool.

Shaqiri sudah direkrut Bayern Munich saat usianya baru berusia 21 tahun. Ia melejit bersama FC Basel dan dianggap sebagai salah satu pemain masa depan Swiss.

Tiga musim di Munich, Shaqiri terlempar ke Inter Milan. Namun di raksasa Italia tersebut, Shaqiri juga tak bisa merebut tempat di tim inti. Ia kembali terbuang di Stoke City.


Saat Shaqiri sudah tiga musim menghabiskan karier di Stoke City, Juergen Klopp lalu datang mengulurkan tawaran untuk bergabung ke Liverpool.

"Merekrut Shaqiri adalah sebuah keputusan yang mudah. Ketika seorang pemain seperti dirinya tersedia di pasar, maka inilah cara terbaik untuk bereaksi, dan kini kami memilikinya."
Xherdan Shaqiri sudah disukai oleh Juergen Klopp sejak lama.Xherdan Shaqiri sudah disukai oleh Juergen Klopp sejak lama. (Reuters/Andrew Boyers)
"Dia punya kecepatan dan kemampuan, punya keberanian untuk merebut bola dan memberikan pengaruh dalam permainan. Ada persyaratan wajib yang bisa ia penuhi untuk bermain bersama kami," kata Klopp saat pengumuman Shaqiri adalah pemain anyar Liverpool, dikutip dari situs resmi klub.

Klopp sudah lama mengamati Shaqiri, bahkan sejak ia masih ada di Bundesliga bersama Borussia Dortmund.

"Dia memberikan kami fleksibilitas terhadap cara kami bermain. Saya tahu dia dengan baik sejak di Swiss,, dan tentunya di Jerman. Saya sudah lama jadi pengagumnya. Kini saya mendapat bonus karena dia juga memahami Liga Inggris."

"Xherdan adalah pemain yang akan sangat cocok bersama Liverpool, saya yakin itu," ucap Klopp.

Keyakinan Klopp benar-benar terbukti di awal musim ini. Shaqiri sukses masuk dan klop dengan skema permainan Liverpool.
Xherdan Shaqiri bisa jadi pelapis Mohamed Salah, Sadio Mane, dan Roberto Firmino.Xherdan Shaqiri bisa jadi pelapis Mohamed Salah, Sadio Mane, dan Roberto Firmino. (Reuters/Carl Recine)
Shaqiri memang belum jadi pemain reguler di tim inti Liverpool, namun Shaqiri bisa membuktikan bahwa dirinya punya kemampuan yang bisa membuat Liverpool makin solid musim ini.

Dalam laga lawan Manchester United, Shaqiri yang masuk di menit ke-70 merupakan jawaban terhadap masalah kebuntuan yang dialami oleh Liverpool. Shaqiri lalu hadir dengan dua gol yang membawa Liverpool menang dengan skor 3-1.

Sejauh ini, Shaqiri sudah mencetak lima gol dan tiga assist dalam menit bermain yang masih terbatas.

Shaqiri jelas merupakan solusi terbaik dari masalah-masalah Liverpool yang masih mengemuka di musim lalu. Bila perekrutan Fabinho dan Naby Keita adalah jawaban dari keinginan Klopp untuk memiliki lini tengah yang bertenaga kuda, maka kedatangan Shaqiri adalah usaha untuk menambal lubang yang ditinggalkan Philippe Coutinho dan juga pelapis trio Sadio Mane-Roberto Firmino-Mohamed Salah dalam waktu yang bersamaan.

Trio yang dipercaya Klopp sebagai gelandang biasanya adalah Naby Keita-Fabinho-Georginio Wijnaldum dengan variasi Jordan Henderson dan James Milner di dalamnya.
Xherdan Shaqiri tampil gemilang di awal musim.Xherdan Shaqiri tampil gemilang di awal musim. (Reuters/Lee Smith)
Klopp percaya trio gelandang tengah itu bisa memberikan keseimbangan pada lini depan Liverpool yang diisi Mane, Firmino, dan Salah. Namun bila Klopp ingin The Reds lebih ofensif, maka Klopp bisa menurunkan Shaqiri sebagai gelandang serang.

Kehadiran Shaqiri juga membuat Liverpool dan Klopp bisa sedikit bernapas lega bila ada masalah cedera menghampiri salah satu dari trisula maut Liverpool. Shaqiri juga tak akan kaku bila dipasang sebagai trio lini depan.

Adanya Shaqiri jelas merupakan suntikan tenaga berarti mengingat striker lainnya macam Daniel Sturridge rentan cedera.

Posisi Shaqiri yang tak berlabel super star juga memudahkan Klopp untuk menempatkannya di bangku cadangan. Shaqiri tidak akan banyak protes dengan keputusan itu seperti halnya Anthony Martial dan Paul Pogba yang dikabarkan gerah dengan kebijakan pemilihan pemain Mourinho.

Shaqiri sadar ia masih harus membuktikan diri layak berada di tim utama. Ia harus terus memaksimalkan tiap menit yang diberikan Klopp kepadanya. Ia harus membayar kepercayaan Klopp setiap turun di lapangan. Hal itu yang bakal jadi keuntungan besar bagi Liverpool di musim ini. (ptr/sry)