5 Pemain yang Berjumpa Mantan Klub di 16 Besar Liga Champions

CNN Indonesia | Selasa, 18/12/2018 08:44 WIB
5 Pemain yang Berjumpa Mantan Klub di 16 Besar Liga Champions Xherdan Shaqiri bakal punya kesempatan bertemu Bayern Munich. (REUTERS/Phil Noble)
Jakarta, CNN Indonesia -- Hasil undian Liga Champions membuat sejumlah pemain bakal berjumpa dengan mantan klubnya, mulai dari Angel Di Maria [PSG], Mario Mandzukic [Juventus], hingga Xherdan Shaqiri [Liverpool]

Hasil undian babak 16 besar Liga Champions telah dilakukan pada Senin (17/12). Sejumlah big match terjadi di babak tersebut, mulai dari PSG lawan Manchester United, Bayern Munich lawan Liverpool, hingga Juventus lawan Real Madrid.

Berikut lima pemain yang akan berjumpa mantan klubnya di babak 16 besar Liga Champions:


Angel Di Maria [PSG vs Manchester United]

Angel Di Maria akan kembali ke Old Trafford, tempat yang menjadi kenangan buruk untuknya. Di Maria yang dikenal sebagai salah satu penyerang sayap terbaik saat ini datang ke Manchester United dengan status pemain termahal di tahun 2014.

Namun Di Maria gagal bersinar di tahun debutnya bersama 'Setan Merah'. Ketika MU melihat ada peluang untuk menjual Di Maria, mereka memilih melakukannya dan melego Di Maria ke PSG.

Angel Di Maria bakal berhadapan dengan Manchester United.Angel Di Maria bakal berhadapan dengan Manchester United. (REUTERS/Christian Hartmann)
Di PSG, Di Maria kembali tampil bersinar. Pada musim lalu, Di Maria bahkan mampu mencetak 21 gol dari 45 laga meskipun di tim tersebut ada Kylian Mbappe, Neymar, dan Cavani. Pada musim ini, Di Maria sudah menorehkan tujuh gol dari 14 laga di seluruh kompetisi.

Mario Mandzukic [Juventus vs Atletico Madrid]

Striker Juventus, Mario Mandzukic adalah mantan bomber Atletico Madrid meski hanya menghabiskan satu musim di 'Los Rojiblancos'.

Pada musim 2014/2015, Mandzukic datang ke Atletico. Di musim itu, Mandzukic mencetak 20 gol dari 43 laga yang ia jalani di seluruh musim.

Mandzukic bisa jadi kunci Juventus meruntuhkan pertahanan kokoh Atletico di laga nanti. Di Bianconeri, Mandzukic sering dipercaya mengisi tempat utama, berdampingan dengan Cristiano Ronaldo dan Paulo Dybala.

Juventus bahkan memilih meminjamkan Gonzalo Higuain ke AC Milan dan mempertahankan Mandzukic di skuat pada awal musim ini.
Mario Mandzukic tampil tajam meski hanya satu musim di Atletico Madrid.Mario Mandzukic tampil tajam meski hanya satu musim di Atletico Madrid. (REUTERS/Stefano Rellandini)

Leroy Sane [Manchester City vs Schalke]

Leroy Sane merupakan salah satu pemain muda yang paling bersinar di kompetisi Eropa saat ini. Baru berusia 22 tahun, Sane sudah mendapatkan kepercayaan dari Pep Guardiola untuk mengisi tempat di Manchester City.

Kegemilangan Sane tak lepas dari peran Schalke. Schalke memberikan kesempatan dan banyak menit bermain untuk Sane sejak ia berusia 18 tahun. Penampilan Sane selama dua musim di Schalke sudah cukup bagi Manchester City untuk menaruh kepercayaan padanya.

Duel ini akan membangkitkan kenangan indah Sane, terutama ketika mereka berlaga di Veltins Arena.

Leroy Sane bakal kembali ke Schalke.Leroy Sane bakal kembali ke Schalke, klub yang membesarkan namanya. (REUTERS/Andrew Yates)
Klaas Jan-Huntelaar [Ajax Amsterdam vs Real Madrid]

Klaas Jan-Huntelaar datang ke Real Madrid pada pertengahan musim 2008/2009. Statusnya sebagai bomber tersubur Liga Belanda membuat Los Blancos terpikat merekrutnya.

Namun Madrid ternyata tak begitu terpikat dengan penampilan Huntelaar dan memutuskan untuk melepaskannya pada akhir musim.

Kini, Huntelaar akan berhadapan dengan Real Madrid. Statusnya saat ini adalah bomber veteran Ajax Amsterdam. Meski sudah berusia 35 tahun, Huntelaar tetap tampil tajam untuk urusan mencetak gol. Lini belakang Real Madrid mesti waspada bila tak ingin dikecoh oleh kematangan Huntelaar.

Xherdan Shaqiri [Liverpool vs Bayern Munich]

Xherdan Shaqiri pernah jadi salah satu pemain muda yang diburu Bayern Munich karena dianggap sebagai salah satu pemain muda terbaik dan investasi masa depan.

Namun Shaqiri tidak pernah benar-benar bisa jadi bagian penting dari Munich. Ia lalu terbuang ke Inter Milan dan bahkan sempat membela Stoke City.

Kini Shaqiri memperkuat Liverpool lantaran Juergen Klopp mengaku senang dengan gaya main Shaqiri. Pemain asal Swiss itu bisa jadi senjata rahasia Liverpool ketika mereka terjepit dan kesulitan mencetak gol saat menghadapi Bayern Munich. (ptr/ptr)