Ada Wajah Cristiano Ronaldo di Paket Ganja di Prancis

jun, CNN Indonesia | Selasa, 18/12/2018 20:50 WIB
Ada Wajah Cristiano Ronaldo di Paket Ganja di Prancis Cristiano Ronaldo terpampang di bungkus paket narkoba di Prancis. (REUTERS/Alberto Lingria)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wajah bintang Juventus, Cristiano Ronaldo, terpampang jelas menghiasi lima paket narkoba berisi 517 gram ganja dan kokain seberat 50 gram yang ditemukan Kepolisian Prancis.

Narkoba tersebut menjadi barang bukti penyitaan di sebuah apartemen pada pemeriksaan yang dilakukan Polisi di Bouches-du-Rhone, Prancis Selatan.

Dilansir Mirror, nilai narkoba jenis ganja tersebut ditaksir mencapai £4.000 atau sekitar R73,3 juta. Dalam balutan kertas cokelat, wajar Ronaldo yang sedang beraksi menggunakan jersey Juventus menjadi daya tarik tersendiri pada paket tersebut.


Biasanya, foto mantan bintang Real Madrid dan Manchester United tersebut menghiasi produk-produk dari merek ternama. Ronaldo diketahui mendapatkan bayaran mahal untuk sebuah foto yang menjadi bagian dari promosi sebuah merek tertentu.

Foto Cristiano Ronaldo kerap dimanfaatkan oknum tak bertanggung jawab.Foto Cristiano Ronaldo kerap dimanfaatkan oknum tak bertanggung jawab. (REUTERS/Stefano Rellandini)
Sampai saat ini, tidak jelas alasan terdapat foto Ronaldo pada kemasan lima paket narkoba tersebut. Saat ini, pelaku telah ditangkap di Marseille dan langsung dibawa ke tahanan untuk menunggu diadili pada 21 Januari mendatang.

Pendistribusian dan penyelundupan narkoba yang menggunakan foto superstar sepak bola seperti yang dialami Ronaldo bukan kali pertama terjadi. Setahun yang lalu, polisi di Lima, Peru menemukan setumpuk besar kokain yang dikemas dengan foto Lionel Messi yang akan dikirim ke Eropa.

Ronaldo dan Messi menjadi pesepakbola tersohor dalam satu dekade terakhir. Tak jarang foto keduanya dimanfaatkan sebagai promosi baik secara legal maupun ilegal.

Hingga saat ini, pihak Ronaldo belum memberikan komentar terkait keberadaan wajahnya di paket ganja tersebut. Kepolisian juga hanya fokus kepada pelaku penyelundupan, bukan kepada CR7 sebagai sosok yang dimanfaatkan. (TTF/jun)