Duel antara Nerazzurri dan Partenopei yang berlangsung dalam atmosfer panas di luar stadion. Selain satu orang suporter Inter tewas, empat suporter Napoli menjadi korban penusukan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kejadian tersebut membuat Inter mendapat hukuman menjalani laga kandang tanpa suporter ketika menghadapi Sassuolo dan Bologna di liga Italia yang akan berlangsung Januari 2019.
Joao Mario berhadapan dengan Kalidou Koulibaly dalam laga Inter Milan vs Napoli. (REUTERS/Alberto Lingria) |
"Pertandingan hari Sabtu akan tetap berlangsung, akan ada pertandingan reguler. Kejuaraan tidak akan berhenti. Pertandingan selanjutnya akan tetap dimainkan, keputusan diambil dengan persetujuan dari federasi. Kami tidak akan berhenti menghadapi siapapun yang ingin meracuni dunia kami," ucap Gravina dikutip dari SkySports.
"Harus ada garis yang tegas tapi juga saya mengundang siapapun untuk menghargai peraturan itu. Kami sangat berterima kasih kepada Menteri Dalam Negeri atas apa yang telah dilakukan untuk memastikan keamanan, seiring dengan telah tertangkapnya tiga orang," sambungnya.
Permohonan Maaf Wali Kota Milan
Mengenai teriakan rasial kepada Koulibaly, Wali Kota Giuseppe Sala meminta maaf kepada pemain Senegal itu.
"Saya meminta maaf kepada Kalidou Koulibaly atas nama saya sendiri dan atas nama orang-orang Milan yang bersaksi tentang perasaan bersaudara dalam masa sulit ini," sambungnya. (nva/bac)
Joao Mario berhadapan dengan Kalidou Koulibaly dalam laga Inter Milan vs Napoli. (REUTERS/Alberto Lingria)