Satgas: Pekan Depan Bisa Ada Tersangka Baru Kasus Mafia Bola

CNN Indonesia | Sabtu, 05/01/2019 14:40 WIB
Satgas: Pekan Depan Bisa Ada Tersangka Baru Kasus Mafia Bola Bisa ada tersangka baru untuk kasus mafia bola pada pekan depan. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah)
Jakarta, CNN Indonesia -- Juru bicara Satgas Anti-Mafia Bola Polri Syahar Diantono mengatakan kemungkinan bakal ada tersangka baru terkait kasus pengaturan skor di sepak bola nasional pekan depan. Namun ia enggan menyebut asal usul tersangka baru yang dimaksud.

Hal itu diungkapkan Syahar ketika menjadi salah satu pembicara di diskusi Polemik di kawasan Jakarta Pusat, Sabtu (5/1). Menurut Syahar tersangka baru itu masih terkait Persibara Banjarnegara yang saat ini sudah memunculkan empat tersangka.

Sejauh ini, lanjut Syahar, Satgas telah menerima 278 informasi terkait kasus pengaturan skor dan 60 laporan di antaranya dianggap layak untuk bisa ditindaklanjuti. Sebanyak 60 laporan soal pengaturan skor tersebut di luar kasus Persibara dan PSS vs Madura FC.


"Polda sudah melakukan upaya penyidikan dan sudah melakukan penahanan terhadap empat tersangka. Proses kasus ini sudah dalam tahap pemberkasan, sudah dilakukan gelar perkara juga dan siap untuk dimajukan ke jaksa penuntut umum," kata Syahar.

"Masih ada pengembangan dan tidak menutup kemungkinan ada tersangka lain dalam penyidikan ini [pada] pekan depan," jelas Syahar.

Pengungkapan kasus pengaturan skor bermula dari laporan mantan manajer Persibara Lasmi Indaryani. Pengungkapan kasus pengaturan skor bermula dari laporan mantan manajer Persibara Lasmi Indaryani. (Dok. Trans 7)
Sejauh ini, lanjut Syahar, Satgas sudah meminta keterangan dari 12 orang. Beberapa sudah hadir memenuhi panggilan dan ada beberapa yang tidak datang memenuhi panggilan dari Satgas.

"Pengambilan informasi ini sudah dilakukan gelar perkara dan penyidik siap untuk meningkatkan kasus ini ke tahap penyidikan minggu depan. Kalau sudah naik, yang kemarin tidak hadir saat diundang akan ada pro justitia dan akan ikut hukum yang berlaku," jelasnya.

Selebihnya, Satgas mengaku bakal terus menggali informasi dari laporan yang diberikan masyarakat melalui pusat layanan informasi Satgas Anti-Mafia Bola Polri. Syahar mengatakan hampir semua yang terkait di sepak bola turut dilaporkan.

"Sesuai pengaduan yang diterima, dari empat tersangka yang sudah ditangkap ada kasus penipuan, penggelapan, tindak pidana suap dan tindak pidana pencucian uang," tandas Syahar. (TTF/sry)