Indra Sjafri Sarankan Nurhidayat Tidak Perlu Tes ke Eropa

CNN Indonesia | Selasa, 08/01/2019 14:21 WIB
Indra Sjafri Sarankan Nurhidayat Tidak Perlu Tes ke Eropa Nurhidayat Haji Haris disarankan Indra Sjafri tak perlu melakukan tes ke Eropa. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri, sangat menyarankan kepada Nurhidayat Haji Haris agar tak perlu mengikuti trial atau tes ke Eropa.

Pemain yang juga ikut dipanggil dalam seleksi Timnas Indonesia U-22 itu sendiri sempat mengungkapkan keinginannya pada Desember untuk mengikuti tes.

"Kalau hanya trial, ngapain? Tapi kalau memang berminat, dia tidak perlu trial. Sama seperti Egy [Egy Maulana Vikri]. Kalau anda masih trial Egy, lebih bagus Anda tunggu dia tampil di Piala Asia, lihat di situ."


"Kalau tidak puas juga, tunggu main di tempat lain di klub di Indonesia. Kalau iya angkat [jadi pemain]. Tapi kalau enggak, jangan. Kalau trial capek," ujar Indra Sjafri.

Indra Sjafri menilai sia-sia jika Nurhidayat sebatas melakukan tes ke Eropa. (Indra Sjafri menilai sia-sia jika Nurhidayat sebatas melakukan tes ke Eropa. (Foto: CNN Indonesia/Hesti Rika)
Nurhidayat sendiri mengatakan jadi atau tidaknya tes ke Eropa tergantung dari izin Indra Sjafri.

"Saya cek kemarin katanya tunggu dulu, dia (agen) mau ke Indonesia tanggal 20-an Januari ini. Lihat nanti, kalau saya tergantung dari coach Indra baiknya bagaimana. Intinya nanti dia bicara ke coach Indra, terus agen itu bicara ke manajer klub," kata Nurhidayat kepada CNNIndonesia.com, Selasa (8/1).

Setelah menjadi salah satu pemain andalan di Timnas Indonesia U-19, Nurhidayat kembali dipercaya untuk mengikuti seleksi bersama Timnas Indonesia U-22 yang juga sama-sama dibesut Indra Sjafri. Saat ini, ia sedang menjalani pemusatan latihan sekaligus seleksi pekan pertama.

Nurhidayat bakal kembali bersaing dengan beberapa nama baru sekaligus nama-nama yang sudah sering menghiasi skuat Timnas Indonesia U-19 dan U-23. Sebut saja, Rachmat Irianto (Persebaya), Bagas Adi (Arema FC), Dallen Ramadhan (Bali United), Dandi Maulana (Barito Putera), Andi Setyo (PS Tira), Fredyan Wahyu (PSMS Medan), Indra Mustafa (Persib Bandung), Firza Andika (PSMS Medan) serta Asnawi Mangkualam (PSM Makasar).

"Kalau saya senang dapat teman baru lagi. Kalau dapat saingan baru kita akan tahu ukuran individual kita di mana. Saya cukup percaya diri saya akan berusaha semaksimal mungkin. Kualitas teman-teman sekarang lebih bagus lagi. Saingan banyak, semua sama, tapi tinggal rejekinya aja kita akan berusaha semaksimal mungkin," jelas Nurhidayat.

Siapkan Para Pemain Pengganti

Sementara itu meski belum bisa diketahui berapa pemain yang bakal terdegradasi, Indra Sjafri sudah mencari beberapa nama yang bakal jadi pengganti untuk mengikuti pemusatan latihan di pekan kedua, Senin (14/1). Disebutkan Indra Sjafri, mereka berasal dari penjaga gawang dan gelandang.

Dari posisi penjaga gawang, rencananya Indra Sjafri bakal memanggil Mohammad Dicky Indrayana dari Bali United dan Nadeo Agrawinata asal Borneo FC. Sedangkan di posisi gelandang, ada Jayus Hariono milik Arema FC dan Sugeng Roni yang tercatat sebagai gelandang PS TIRA.

"Dan saya juga lagi mengolah beberapa informasi dari teman-teman pelatih yang ada di klub masing-masing," sebut mantan pelatih Timnas Indonesia U-19 dan Bali United tersebut.

Rencananya, pada Senin (14/1) nama-nama yang bakal menggantikan pemain yang terdegradasi di pekan pertama pemusatan bakal mulai bergabung dan mengikuti latihan perdananya di Timnas Indonesia U-22.

"Tapi resminya nanti kami akan lihat. Kalau memang cuma terdegradasi dua, ya kami akan panggil dua, terdegradasi empat, kami panggil empat. Kalau terdegradasi tujuh, kami akan panggil tujuh. Tergantung jumlah yang terdegradasi minggu ini," ungkap Indra Sjafri.

Sebagai salah satu bahan penilaian evaluasi, tim pelatih Timnas Indonesia U-22 juga memberikan beberapa tes kepada 38 nama yang sudah dipanggil. Selain pengamatan teknis, tim pelatih juga sudah ada tes kesehatan pada Senin (7/1) yang hasilnya kemungkinan baru bakal keluar, Rabu (9/2).

"Selain menggelar tes kesehatan, para pemain yang masuk ke pemusatan latihan juga bakal mengikuti psikotes dan intelegensi, tes fisik terhadap kondisi tubuh mereka. Dan tanggal 12 akan ada degradasi, saya jamin pasti ada degradasi," terangnya. (TTF/jun)