Debat Pilpres 2019, Komisi X DPR Soroti Suap di Olahraga

CNN Indonesia | Kamis, 17/01/2019 13:06 WIB
Debat Pilpres 2019, Komisi X DPR Soroti Suap di Olahraga Isu suap di olahraga terutama kompetisi sepak bola tanah air disoroti Komisi X DPr RI jelang debat capres 2019. (ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menyoroti soal kasus suap di olahraga, terutama kompetisi sepak bola nasional, jelang debat pilpres 2019.

Debat perdana yang mempertemukan pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin dengan pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno digelar di Hotel Bidakara pada Kamis (17/1) malam ini. Empat tema yang diangkat dalam debat tersebut antara lain hukum, hak asasi manusia (HAM), korupsi, dan terorisme.

Hetifah ingin agar presiden dan wakil presiden periode berikutnya bisa melanjutkan warisan dari keberhasilan Asian Games dan Asian Para Games 2018, baik yang bersifat fisik maupun non-fisik.


"Stadion dan berbagai sarana olahraga yang sudah dibangun bisa dipelihara dan dimanfaatkan secara optimal. Budaya berolahraga dan prestasi olahraga bisa dipertahankan dan ditingkatkan di event mendatang seperti SEA Games dan Olimpiade," kata politikus dari Partai Golongan Karya (Golkar) tersebut kepada CNNIndonesia.com.

"Tata kelola olahraga menjadi lebih bersih dan transparan. Jangan lagi diwarnai skandal korupsi dan juga suap-menyuap atau jual beli skor," kata Hetifah menambahkan.

Sementara itu mantan pelatih Timnas Indonesia, Nilmaizar, berharap agar prestasi olahraga di Indonesia bisa terus meningkat.

Raker Kemenpora dengan Komisi X DPR RI. (Raker Kemenpora dengan Komisi X DPR RI. (CNN Indonesia/Arby Rahmat Putratama)
"Saya berharap dari paparan visi dan misi kedua calon presiden dan wakil presiden, ada terselip paparan dan rencana bagaimana olahraga di Indonesia menjadi lebih baik dan lebih hebat serta dapat berprestasi untuk masa yang akan datang," ucap Nil yang kini menjadi politikus Partai Nasional Demokrat.

"Ya secara global, mungkin [berharap] itu saja. Opini saya secara global saja, karena ini menyangkut olahraga secara keseluruhan," ucapnya melanjutkan.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman sebelumnya menjelaskan debat capres perdana 2019 akan dibagi ke dalam enam segmen.

Segmen pertama berisi pemaparan visi dan misi kandidat terkait tema yang didebatkan selama 23 menit 15 detik. Kemudian segmen dua dan tiga akan menjadi kesempatan kandidat menjawab pertanyaan dari tim panel. Masing-masing segmen berdurasi 15 menit 30 detik.

Segmen keempat dan kelima akan jadi kesempat kandidat untuk saling mencecar pertanyaan. Total durasi untuk saling cecar adalah 26 menit. Debat akan ditutup di segmen enam dengan pernyataan penutip dari masing-masing kandidat.

Mantan pembawa berita Ira Koesno dan Imam Priyono sudah diplot sebagai moderator sekaligus memandu jalannya debat pilpres 2019 putaran pertama ini. (map/bac)