Mourinho Bicara Persaingan Ronaldo dengan Messi

CNN Indonesia | Jumat, 18/01/2019 15:13 WIB
Mourinho Bicara Persaingan Ronaldo dengan Messi Mourinho kagum dengan rivalitas Ronaldo dan Messi. (AFP PHOTO / GERARD JULIEN)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan manajer Manchester United Jose Mourinho angkat bicara mengenai persaingan dua megabintang sepak bola Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.

Ronaldo dengan Messi sudah terlibat persaingan sebagai pesepakbola terbaik dunia dalam satu dekade terakhir. Keduanya pun saling berbagi lima trofi Ballon d'Or sebagai salah satu penghargaan individu paling bergengsi yang diidamkan setiap pesepakbola.

Mengenai rivalitas Ronaldo dan Messi, Mourinho mencoba ikut dalam perdebatan tersebut. Bagi pelatih asal Portugal itu baik Messi dan Ronaldo tidak bisa saling dibandingkan.


"Saya pikir tidak adil untuk mereka ketika seseorang mengatakan salah satunya lebih baik dari yang lain. Menurut saya mereka berbeda," ujar Mourinho kepada beIN SPORTS dikutip dari Sportskeeda.

Dalam kesempatan itu Mourinho juga mengaku senang pernah satu tim dengan Ronaldo ketika di Real Madrid. Hal itu sedikit membantah mengenai rumor hubungan keduanya yang sempat mengalami perselisihan.

"Satu hal yang bisa saya katakan ketika memiliki Ronaldo di tim saya, saya orang yang sangat senang. Dan ketika saya berhadapan melawan Messi, saya berpikir untuk banyak mencoba dan membantu tim saya memiliki peluang untuk sukses," tutur Mourinho.

Usai dipecat Man United, Mourinho kini menjadi pakar di stasiun televisi.Usai dipecat Man United, Mourinho kini menjadi pakar di stasiun televisi. (REUTERS/Phil Noble)
Mourinho mengaku kagum dengan persaingan Messi dan ronaldo meski keduanya tidak lagi muda. Di usia 31 tahun dan 33 tahun, Messi serta Ronaldo sama-sama masih mengejar ambisinya masing-masing.

"Hal yang perlu dikagumi adalah bertahun-tahun mereka tetap berada di puncak. Untuk menang sekali, itu bisa terjadi. Untuk menang dan menang serta terus menang jauh lebih sulit," ucap Mourinho.

"Sebagai pemain Anda bisa tampil seperti badai dan kemudian menghilang. Kedua orang ini telah berada di sana selama sepuluh tahun dan semuanya tentang mereka sampai saat mereka memutuskan sudah cukup serta orang lain dapat meningkatkan standar," kata pelatih 55 tahun itu menambahkan. (sry/ptr)