Manajer Persib Sebut Edy Dikhianati Orang Dalam PSSI

CNN Indonesia | Minggu, 20/01/2019 13:07 WIB
Manajer Persib Sebut Edy Dikhianati Orang Dalam PSSI Manajer Persib klaim Edy Rahmayadi dikhianati bawahannya. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, menilai Edy Rahmayadi yang baru saja mengundurkan diri telah dikhianati oleh orang-orang di dalam PSSI.

Umuh mengapresiasi langkah Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi yang mundur dari jabatan Ketua Umum PSSI dalam kongres tahunan di Hotel Sofitel, Bali, pada Minggu (20/1).

Umuh menilai Edy lebih baik fokus mengurus Sumut ketimbang sepak bola. Ia menganggap rangkap jabatan Edy berpengaruh kepada kepengurusan internal organisasi PSSI, termasuk informasi terkini tentang sepak bola Indonesia yang diterimanya.


"Karena Pak Edy juga sibuk, jadi mungkin laporan dari anak buahnya 'enak-enak' saja ya. Ini Pak Edy juga dikhianati orang dalam [PSSI] sendiri," kata Umuh kepada para awak media, Minggu.

Kendati demikian Umuh tidak menjelaskan lebih lanjut tentang 'orang dalam PSSI' yang dimaksud.

Edy Rahmayadi resmi mundur dari Ketum PSSI dalam Kongres di Bali.Edy Rahmayadi resmi mundur dari Ketum PSSI dalam Kongres di Bali. (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)
Mengenai pengganti Ketum PSSI, Umuh ingin menunggu komunikasi dengan rekan-rekan dia terlebih dahulu. "Tunggu lah, kami terlalu dini. Belum sampai situ, saya juga belum kepikiran siapa," katanya menambahkan.

Untuk sementara, Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono ditunjuk Edy sebagai Pelaksana Tugas Ketua Umum PSSI.

Lebih lanjut, Umuh mengatakan Kongres Luar Biasa (KLB) harus segera dimulai. "Lebih cepat, lebih baik ya. Setelah pemilu mungkin," ucap dia.

Sebelumnya Edy sempat menyinggung Umuh sebagai sosok yang sering berkoar dari belakang untuk mengkritik PSSI. Sentilan tersebut Edy lontarkan saat menyampaikan pernyataan mundur dari PSSI.

Umuh Muchtar mengaku memiliki hubungan baik dengan Edy Rahmayadi.Umuh Muchtar mengaku memiliki hubungan baik dengan Edy Rahmayadi. (CNN Indonesia/M. Arby Rahmat Putratama H)
Umuh sendiri mengaku tidak masalah dengan sindiran tersebut. Ia malah mengaku hubungannya dengan Edy selama ini sangat baik.

"Saya pernah diundang Pak Edy ke rumah dinas. Kalau saya pasrah saja, tidak ada masalah. Untuk persepakbolaan Indonesia, ini risiko saya," ujar Umuh.

"Kenapa harus sakit hati? Biar saja, orang semua tahu sepak terjang dan kiprah di persepakbolaan. Sekarang kami harus hati-hati memilih pemimpin," ujarnya melanjutkan.

Selain itu, Umuh juga menegaskan tidak berminat untuk menggantikan Edy sebagai Ketua Umum PSSI.

"Jangan lah, saya tidak mampu. Kalau saya hanya membimbing saja kalau ada yang tidak baik. Ada [calon Ketua Umum PSSI] yang lebih baik dan bagus dari kawan-kawan [pemilik suara], ayo siapa?" tutur Umuh. (map/sry)