PBSI Hanya Targetkan Satu Gelar di Indonesia Masters 2019

CNN Indonesia | Senin, 21/01/2019 16:55 WIB
PBSI Hanya Targetkan Satu Gelar di Indonesia Masters 2019 Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon jadi andalan Indonesia untuk meraih gelar. (Dok. Humas PBSI)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) Susy Susanti menargetkan minimal satu gelar dari Indonesia Masters 2019.

Susy menganggap turnamen yang digelar pada 22-27 Januari ini bisa jadi pelecut semangat para atlet menghadapi kompetisi 2019. Namun PBSI sendiri tak mau mengumbar optimisme.

"Target minimal ganda putra kita bisa kembali menghasilkan gelar juara. Namun, kita harapkan juga kejutan dari sektor-sektor lainnya. Mudah-mudahan kita bisa pertahankan prestasi kita tahun lalu. Dari sektor apapun semua punya tanggung jawab moral, atlet pastinya mau kasih yang terbaik," kata Susy pada konferensi pers di Hotel Sultan, Senin (21/1).


Di Indonesia Masters 2018 lalu, tuan rumah membawa pulang dua gelar juara. Di nomor ganda putra, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon jadi juara sedangkan Anthony Sinisuka Ginting jadi yang terbaik di nomor tunggal putra.

Susy berharap Indonesia Masters 2019 juga jadi pembuktian bagi para atlet muda untuk menunjukkan prestasinya. Terlebih saat ini, lanjut Susy mereka tampil di hadapan publik sendiri di Istora Senayan, Jakarta.
PBSI Targetkan Satu Gelar di Indonesia MastersSusy Susanti memasang target satu gelar dari Indonesia Masters. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah)

Perpisahan Liliyana Natsir

Selain itu, Achmad Budiharto selaku Ketua Panitia Pelaksana Indonesia Masters 2019 menyebut event ini juga bakal jadi ajang perpisahan Liliyana Natsir dari dunia bulutangkis dunia. Ini bakal jadi turnamen terakhir Liliyana berpasangan dengan Tontowi Ahmad.

Namun, Achmad masih enggan membeberkan lebih detail acara perpisahan yang bakal digelar satu jam sebelum laga final dimulai, Minggu (27/1).

"Detailnya masih rahasia. Silakan datang dan saksikan langsung," ujar Achmad.

Achmad mengungkapkan saat ini ada 267 atlet dari 20 negara yang ambil bagian. Mereka bakal memeprebutkan hadiah total senilai US$ 350 ribu atau sekitar Rp4,9 miliar.

Sementara itu, dari 44 pebulutangkis asal China yang mendaftar di Indonesia Masters 2019, tujuh di antaranya mengundurkan diri dengan berbagai alasan.

"Persiapan kami juga terbilang agak mepet. Kami hanya punya waktu sejak Minggu untuk persiapan. Kondisi cuaca juga kurang mendukung dan membuat pekerjaan jadi melambat."

"Kami optimistis besok selesai. Utamanya, lapangan sudah siap, warming up hall siap. Untuk pelaksanaan pertandingan tidak ada kendala apapaun," ucapnya. (TTF/jun)


BACA JUGA