Jadwal Lawan Persib Diundur, Persiwa Merasa Rugi

CNN Indonesia | Rabu, 06/02/2019 11:26 WIB
Jadwal Lawan Persib Diundur, Persiwa Merasa Rugi Persiwa sudah merasa rugi menanggapi pengunduran jadwal lawan Persib di Piala Indonesia. (CNN Indonesia)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pihak Persiwa Wamena mengaku sudah merasa rugi jadwal melawan Persib Bandung di Piala Indonesia diundur ke Senin (11/2).

Leg kedua 32 besar itu dipastikan berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, pada Senin pekan depan.

Awalnya laga itu direncanakan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada 4 Februari. Sekjen PSSI Ratu Tisha melalui surat Nomor: 416/AGB/51/II-2019 memutuskan untuk menunda pertandingan karena stadion tersebut dinilai tidak layak pakai.


Manajer Persiwa Borgo Pane mengakui penundaan tersebut mempengaruhi psikis pemain.

Persib akan menjamu Persiwa di Stadion Si Jalak Harupat.Persib akan menjamu Persiwa di Stadion Si Jalak Harupat. (ANTARA FOTO/Fahrul Jayadiputra)
"Mengganggu [psikis pemain], karena perubahan terjadi saat kami sudah siap bertanding. Maka dari itu, nanti malam (6/2) kami uji coba lawan Persikad [Depok] di Ciracas untuk mengganti pertandingan," kata Borgo kepada CNNIndonesia.com, Rabu (6/2).

PSSI mengirim surat pada 4 Februari kepada Persiwa perihal penetapan ulang jadwal Persib melawan Persiwa. Surat yang ditandatangani Sekjen PSSI itu memastikan laga tersebut dimulai awal pekan depan pukul 15.00 WIB.

Padahal, sehari sebelumnya Persiwa telah melayangkan surat kepada PSSI agar mereka konsisten menjalankan regulasi sesuai Pasal 8 ayat 6.

Persib bermain imbang tanpa gol melawan Persiwa di leg pertama semifinal Piala Indonesia.Persib bermain imbang tanpa gol melawan Persiwa di leg pertama semifinal Piala Indonesia. (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)
"Kami berharap PSSI bisa menjalankan regulasi yang telah ditetapkan mereka. Ternyata apa yang kami harapkan dan mungkin juga suporter Persib agar regulasi berjalan, ternyata belum bisa berjalan," ucap Borgo.

"Kami anggota PSSI, jadi kami hanya mendengar dan percaya kepada PSSI. Jadi kami tidak ada komunikasi dengan pihak [lain], kecuali pihak Persib yang menghubungi kami saat menyatakan mereka tidak dapat izin keramaian pada 1 Februari," ucapnya menambahkan.

Persib, lanjut Borgo, mengirim surat kepada PSSI pada 2 Februari atau dua hari sebelum pertandingan berlangsung. Sementara pihak Persiwa sudah telanjur bayar hotel dan bus untuk keperluan laga tersebut.

'[Rugi] sekitar Rp50 juta, kami tidak tahu minta ganti ke siapa," ujar Borgo.

CNNIndonesia.com mencoba hubungi pihak PSSI dan belum mendapat respons. Sedangkan Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Kuswara S Taryono mengomentari pernyataan Persiwa soal perubahan jadwal itu.

"Saya hanya komentar bahwa ada penundaan jadwal menjadi Senin [11/2]. Itu [perubahan jadwal] kan tempo hari sudah ada pemberitahuan."

"Soal yang lain [Persiwa rugi Rp50 juta], saya tidak mau komentar. [Mengomentari] itu akan menjadi polemik. Intinya, apa yang disampaikan Persiwa kami pahami. Itu saja dulu, Persib fokus untuk mempersiapkan nanti tanggal 11," terang Kuswara.

Untuk lolos ke babak berikutnya, Persib maupun Persiwa hanya perlu menang dengan selisih minimal satu gol. Pasalnya, mereka bermain imbang tanpa gol pada leg pertama di Stadion Wijayakusuma, Cilacap, Minggu (27/1/2019). (map/har)