Strategi Kembang Api Tak Berhasil Ganggu Real Madrid

CNN Indonesia | Kamis, 14/02/2019 14:36 WIB
Strategi Kembang Api Tak Berhasil Ganggu Real Madrid Pesta kembang api yang dilakukan pendukung Ajax Amsterdam tak berhasil mengganggu Real Madrid. (REUTERS/Eva Plevier)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pendukung Ajax Amsterdam sempat berusaha mengganggu fokus Real Madrid di Liga Champions dengan menyalakan kembang api di depan hotel namun strategi itu tak berbuah manis.

Dikutip dari The Sportsman, sejumlah pendukung Ajax menyalakan kembang api di depan hotel tempat pemain Real Madrid menginap. Mereka melakukan aksi itu pada Rabu pukul 03.00 dini hari.

Tak hanya menyalakan kembang api, para pendukung Ajax juga bernyanyi dan menimbulkan keributan. Aksi itu dilakukan dengan tujuan mengganggu istirahat pemain-pemain Real Madrid jelang laga lawan Ajax.


Meski berusaha keras membantu lewat dukungan di luar lapangan, suporter Ajax harus gigit jari setelah timnya kalah 1-2. Gol Real Madrid dicetak Karim Benzema dan Marco Asensio sedangkan Ajax hanya mampu mencetak satu gol balasan lewat Hakim Ziyech.

Ajax Amsterdam kalah dari Real Madrid pada leg pertama Liga Champions.Ajax Amsterdam kalah dari Real Madrid pada leg pertama Liga Champions. (REUTERS/Wolfgang Rattay)
Presiden Real Madrid Florentino Perez menyatakan pesta kembang api itu tidak mengganggu istirahat para pemain Real Madrid.

"Sejumlah pemain bahkan tidak mendengar itu, seperti Benzema. Saya bertanya padanya dan Benzema tidak tahu apapun tentang hal itu," kata Perez.

Kemenangan 2-1 yang didapat Real Madrid di Amsterdam memperbesar peluang Los Blancos lolos ke babak perempat final. Laga leg kedua akan berlangsung di Santiago Bernabeu pada 5 Maret mendatang.

Ajax Amsterdam harus bekerja keras pada leg kedua untuk bangkit dari kekalahan 1-2.Ajax Amsterdam harus bekerja keras pada leg kedua untuk bangkit dari kekalahan 1-2.  (REUTERS/Wolfgang Rattay)
Real Madrid adalah juara bertahan Liga Champions dalam tiga musim terakhir. Los Blancos bakal mendapatkan tantangan berat di musim ini lantaran mereka tak lagi memiliki Zinedine Zidane sebagai pelatih dan Cristiano Ronaldo di lini depan. (ptr/jun)