Polisi Geledah Apartemen Ketua PSSI Joko Driyono

CNN Indonesia | Jumat, 15/02/2019 15:22 WIB
Polisi Geledah Apartemen Ketua PSSI Joko Driyono Apartemen Joko Driyono digeledah Satgas Anti Mafia Bola. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)
Jakarta, CNN Indonesia -- Satgas Anti Mafia Bola Mabes Polri menggeledah apartemen milik pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum PSSI Joko Driyono. Penggeledahan dilakukan di Apartemen Taman Rasuna, Jakarta Selatan pada Kamis (14/2) sekitar pukul 22.00 WIB.

Penggelahan tersebut dilakukan berdasarkan pada Laporan Polisi Nomor LP/6990/XII/2018/PMJ/Ditreskrimum tanggal 19 Desember 2018, Penetapan ketua PN Jaksel Nomor: 007/Pen.Gled/2019/PN.Jkt.Sel, serta Penetapan ketua PN Jaksel Nomor: 011/Pen.Sit/2019/PN.Jkt.Sel.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menuturkan Joko Driyono menyaksikan langsung penggeledahan di apartemennya tersebut.


Dedi mengatakan penggeledahan tersebut dilakukan guna mencari barang bukti tambahan dalam kasus dugaan pengaturan skor dalam liga sepak bola Indonesia.

"Untuk mencari barang bukti alat bukti dalam kasus tersebut," kata Dedi saat dikonfirmasi, Jumat (15/2).

Polisi geledah apartemen Joko Driyono untuk mencari barang bukti terkait dugaan pengaturan skor. (Polisi geledah apartemen Joko Driyono untuk mencari barang bukti terkait dugaan pengaturan skor. (Foto: Dok. Istimewa)
Dalam penggeledahan tersebut, polisi turut menyita sejumlah barang dan dokumen antara lain satu buat laptop, satu buah tablet, satu buah Ipad, dokumen pertandingan, buku tabungan dan kartu kredit, uang tunai, empat buah bukti transfer, serta enam buah telepon seluler.

Selain itu juga turut disita satu dokumen PSSI, satu buku catatan warna hitam, satu buku note kecil warna hitam, dua buah flashdisk, satu bandel surat, dua lembar kuitansi, dan satu bandel dokumen.

Sebelumnya, Satgas Anti Mafia Bola juga pernah menggeledah ruang kerja Joko di Kantor PSSI yang berlokasi di FX Sudirman.

Meski demikian, dalam penggeledahan saat itu, pihak kepolisian tidak menyita barang maupun dokumen dari ruang kerja Joko.

"Di sana [ruangan Joko Driyono] enggak ada. Waktu di FX Sudirman, penyidik menyita handphone saksi-saksi karyawan PSSI. Semua diperiksa, tapi di ruang beliau tidak ditemukan," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Syahar Diantono, Kamis (31/1). (dis/bac)