Umuh Muchtar Desak KLB untuk Tentukan Pengganti Joko Driyono

CNN Indonesia | Minggu, 17/02/2019 20:54 WIB
Umuh Muchtar Desak KLB untuk Tentukan Pengganti Joko Driyono Umuh Muchtar mengaku telah dihubungi exco dalam rangka penyelenggaraan KLB PSSI. (CNN Indonesia/Arby Rahmat Putratama)
Bandung, CNN Indonesia -- Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar kembali mendesak agar PSSI segera mengambil langkah untuk menentukan pengganti Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Joko Driyono dalam Kongres Luar Biasa (KLB).

Umuh menginginkan PSSI segera mengambil langkah cepat untuk menentukan ketua umum yang baru karena Joko telah ditetapkan sebagai tersangka kasus perusakan dan pencurian barang bukti dari tempat kejadian perkara (TKP) di kawasan Kuningan, Jakarta, yang telah dipasang garis polisi.

Umuh menjelaskan, pelaksanaan KLB juga harus dikoordinasikan terlebih dahulu dengan Kementerian pemuda dan olahraga.


"Kalau sudah seperti ini saya bilang harus segera KLB. Jangan tunggu tunggu beres pemilu, kecuali kalau nanti pemerintah yang mengharuskan setelah pemilu," kata Umuh di Bandung, Minggu (17/2).

"Jadi kita juga harus bersinergi dengan pemerintah, jangan semau gue dan jangan seenaknya," ujarnya.

Umuh Muchtar Desak KLB untuk Tentukan Pengganti Joko DriyonoUmuh Muchtar ketika mendatangkan Ezechiel N'Douassel ke Persib Bandung. (ANTARA FOTO/Agus Bebeng)
Namun, keinginan menggelar KLB menurut Umuh juga harus sejalan dengan keinginan anggota komite eksekutif (exco) PSSI dan pemilik suara, termasuk klub dan pengurus provinsi.

Pemilihan ketua umum yang baru dianggap penting oleh Umuh karena PSSI tengah mempersiapkan musim kompetisi baru pada tahun 2019.

"Nanti kalau anggota pun sudah minta seperti itu (KLB) dan berapa exco sudah ada yang minta kenapa tidak dilaksanakan. Kalau exco dua pertiga sudah minta KLB itu sudah sah," tegasnya.

Ia pun mengatakan sudah berkomunikasi dengan beberapa klub lain terkait desakan KLB PSSI.

"Dari kemarin selalu ada komunikasi, dan sudah ada exco yang selalu menghubungi untuk mengambil keputusan," kata Umuh.

(hyg/nva)