Guardiola Sebut Man City Belum Layak Juara Liga Champions

CNN Indonesia | Kamis, 21/02/2019 16:47 WIB
Guardiola Sebut Man City Belum Layak Juara Liga Champions Man City disebut belum pantas juara Liga Champions. (Action Images via Reuters/Matthew Childs)
Jakarta, CNN Indonesia -- Manajer Manchester City Pep Guardiola menyebut The Citizens belum siap menjuarai Liga Champions meski bisa menang 3-2 di kandang FC Schalke 04 di Stadion Gelsenkirchen Arena, Kamis (21/2) dini hari.

Man City tampil impresif di leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Manchester Biru sempat tertinggal 1-2 oleh gol penalti Nabil Bentaleb dan bermain dengan 10 orang usai kartu merah Nicolas Otamendi.

Akan tetapi konsistensi permainan membuat Man City membalikkan kedudukan dan menang 3-2 berkat gol Leroy Sane dan Raheem Sterling.


Kendati tampil apik dalam laga itu Guardiola tetap mengecilkan peluang timnya menjuarai Liga Champions musim ini. Menurut Pep, Man City kerap melakukan beberapa kesalahan yang merugikan diri sendiri.

"Itu hasil yang sangat bagus. [Tetapi] kami mendapat penalti pertama, penalti kedua, kartu merah. Itu tidak bagus, dan kami belum siap untuk juara," ujar Guardiola dikutip dari Sky Sports.

Man City diklaim masih suka bikin kesalahan.Man City diklaim masih suka bikin kesalahan. (Action Images via Reuters/Matthew Childs)
Hal lain yang dikritik Guardiola dari penampilan timnya adalah David Silva dan kawan-kawan terlalu mudah kehilangan bola.

Meski menang di kandang lawan manajer asal Spanyol itu menilai pertandingan melawan Schalke belum berakhir. Mantan pelatih Bayern Munchen dan Barcelona itu mengaku timnya terlalu banyak memberikan kesempatan kepada lawan.

"Pertandingan berjalan bagus, pada akhirnya kualitas Leroy [Sane] yang menentukan. Para pemain besar juga menunjukkan kualitas. Begitu juga dengan Raheem Sterling," ucap Guardiola.

Di leg kedua yang digelar Rabu (13/3), Man City akan menjamu Schalke di Setihad. Man City hanya perlu bermain imbang dalam laga itu untuk memastikan lolos ke perempat final. (sry/nva)