Indra Sjafri Marah Marinus Wanewar Disebut Bengal

CNN Indonesia | Selasa, 05/03/2019 18:41 WIB
Indra Sjafri Marah Marinus Wanewar Disebut Bengal Indra Sjafri marah dengan anggapan Marinus Wanewar sebagai sosok yang bengal. (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pelatih Timnas Indonesia U-23 Indra Sjafri marah dengan anggapan penyerang Marinus Wanewar sebagai sosok yang bengal.

Indra marah dengan pertanyaan dari salah satu media di sela acara musik di salah satu stasiun televisi, Selasa (5/3). Pertanyaan tersebut berdasarkan pada perilaku pemain asal Papua itu di Piala AFF U-22 2019 yang seringkali dianggap sebagai provokasi.

"Marah dia [Marinus] nanti. Jangan bilang dia bengal. Mana ada orang bengal ketemu Presiden [Republik Indonesia Joko Widodo] dan mengusulkan memperbaiki jalan di kampungnya," kata Indra.


"Kedua, bonus diberikan kepada dia untuk memperbaiki gereja. Mana ada orang bengal seperti itu? Jadi ini [pertanyaan] tidak baik," sambung Indra.

Indra Sjafri menganggap Marinus Wanewar sebagai sosok yang luar biasa.Indra Sjafri menganggap Marinus Wanewar sebagai sosok yang luar biasa. (Dok. Kemenpora)
Sebelumnya Marinus dan seluruh pemain serta ofisial Timnas Indonesia U-23 masing-masing mendapat hadiah bonus total Rp265 juta. Bonus tersebut mereka terima setelah berhasil merebut gelar juara Piala AFF U-22 2019.

Skuat Garuda Muda berhasil mengalahkan Thailand 2-1 pada laga final di Stadion Olimpiade, Phnom Penh, pada 26 Februari lalu. Dua gol Timnas Indonesia U-22 dicetak Sani Rizki Fauzi (59') dan Osvaldo Haay (64'), sedangkan gol tunggal Thailand dicatat Saringkan Promsupa (57').

Indra Sjafri menganggap Marinus Wanewar sosok yang dermawan.Indra Sjafri menganggap Marinus Wanewar sosok yang dermawan. (CNN Indonesia/Arby Rahmat Putratama)
Marinus merupakan salah satu kunci sukses Timnas Indonesia merebut gelar Piala AFF U-22 2019. Pemain Persipura Jayapura itu berhasil menjadi top skor turnamen dengan torehan tiga gol.

Sepulang dari Kamboja, Timnas Indonesia U-23 diundang Presiden Jokowi ke Istana Negara. Dalam kesempatan bertemu orang nomor satu di Indonesia itu, Marinus menyampaikan harapan untuk tempat tinggalnya di Sarmi.

"Di sana [Sarmi] itu kurang transportasi jalan saja, Bapak. Jalannya masih jelek, mudah-mudahan bisa lebih bagus," ucap Marinus. (map/jun)