Usai All England, Ahsan/Hendra Belum Pasti Berlaga di Swiss

CNN Indonesia | Senin, 11/03/2019 13:46 WIB
Usai All England, Ahsan/Hendra Belum Pasti Berlaga di Swiss Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan meraih gelar pertama pada tahun 2019. (Reuters/Andrew Boyers)
Jakarta, CNN Indonesia -- Usai menjadi kampiun di ajang All England 2019, Mohamad Ahsan/Hendra Setiawan belum memastikan berlaga di kejuaraan Swiss Terbuka yang akan berlangsung 12 hingga 17 Maret.

Ahsan/Hendra tampil sebagai juara di All England 2019 dengan kondisi tidak 100 persen karena masalah betis kanan yang mendera Hendra sejak babak semifinal. Hendra mengalami cedera karena salah mendarat pada akhir gim pertama babak semifinal. Hingga partai final, cedera tersebut masih memengaruhi performa Hendra.

Setelah menyudahi misi di All England 2019 dengan sukses, Ahsan/Hendra belum memberi kepastian tampil pada ajang Swiss Terbuka yang masuk dalam kategori Super 300.


"Ke sana dulu saja, lihat nanti bagaimana di sana," kata Hendra dalam pesan singkat.

Ahsan/Hendra pernah mundur dari kejuaraan Swiss Terbuka pada tiga tahun lalu. Ketika itu pelatih Herry Iman Pierngadi mengurungkan ganda berjuluk The Daddies tampil karena kondisi Ahsan belum cukup baik dan hitungan poin yang kurang menguntungkan.

Usai All England, Ahsan/Hendra Belum Pasti Berlaga di SwissMohammad Ahsan/Hendra Setiawan meraih gelar kedua di All England. (Reuters/Andrew Boyers)
Mengenai kondisi cederanya, Hendra mengaku tidak mau berpikir mengenai masalah cedera pada babak final dan mengatakan cederanya dapat segera diatasi.

"Tak apa-apa, dua atau tiga hari sudah oke. Ini tidak serius," ucap Hendra dikutip dari situs PBSI.

Ahsan/Hendra menjadi ganda putra kelima Indonesia yang meraih lebih dari satu gelar juara ajang All England menyusul capaian Tjun Tjun/Johan Wahyudi, Rudy Heryanto/Hariamanto Kartono, Ricky Subagja/Rexy Mainaky, dan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon.

Sebelum meraih gelar juara pada All England 2019 dengan mengalahkan Aaron Chia/Soh Wooi Yik, Ahsan/Hendra kali pertama menjadi juara pada lima tahun lalu setelah menundukkan Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa. (nva/bac)