Korban Perampokan Ungkap Kronologi Serangan McGregor di Miami

CNN Indonesia | Rabu, 13/03/2019 19:18 WIB
Korban Perampokan Ungkap Kronologi Serangan McGregor di Miami Conor McGregor diduga menganiaya pemuda di Miami. (Isaac Brekken/Getty Images/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Korban perampokan, Ahmed Abdirzak, mengungkap kronologi ancaman serangan dari petarung seni bela diri campuran (MMA) Conor McGregor di Miami, Amerika Serikat, Senin (11/3) waktu setempat.

Di lansir dari Stuff pada Rabu (13/3), Abdirzak takut kehilangan nyawa ketika McGregor merusak ponselnya. Pria 22 tahun tersebut sedang merekam McGregor dalam video di luar klub Pantai Miami pada pukul 17.00 waktu setempat.

"Dia datang dan menjabat tangan saya, dan seketika ia menarik saya. Dia merebut ponsel saya dan membantingnya. Pihak keamanan mengelilingi dan mendorong saya, lalu dia [McGregor] menginjak ponsel saya. Dia [McGregor] sangat kasar. Kesannya seperti, 'Singkirkan rekaman itu, minggir!," kata Abdirzak.


Conor McGregor masih menjalani sanksi usai terlibat perkelahian dengan Khabib Nurmagomedov.Conor McGregor masih menjalani sanksi usai terlibat perkelahian dengan Khabib Nurmagomedov. (REUTERS/Stephen R. Sylvanie-USA TODAY Sports)
"Dan saya mengatakan, 'Tuan, bisakah kembalikan ponsel saya?' Lalu pihak keamanan seperti, 'Beri dia jalan. Conor berkata apa yang ia ingin katakan'," katanya menambahkan.

Abdirzak pun harus pasrah sebagian besar kenangan pribadi di ponsel tersebut hilang. McGregor, lanjut Abdrizak, meninggalkan tempat kejadian perkara dengan gaya khasnya ketika memasuki ring UFC.

Korban Ungkap Kronologi Serangan McGregor di Miami
"Saya tidak akan berbohong, saya takut setengah mati. Orang itu adalah senjata mematikan," ucap dia.

Atas aksi tersebut McGregor ditangkap dan harus membayar denda sebesar US$12.500 atau sekitar Rp178 juta. Setelah menjalani pemeriksaan selama beberapa jam, ia kemudian dibebaskan.

Lewat akun media sosial Instagram, McGregor kemudian mengunggah foto diri dia setelah diperiksa pihak berwenang.

"Kesabaran dalam menjalani hidup adalah kebajikan yang terus saya upayakan. Saya sangat mencintai penggemar saya. Terima kasih," tulis petarung 30 tahun dalam judul foto tersebut. (map/jun)