Rinov/Pitha Akui Antiklimaks di Final Swiss Terbuka

CNN Indonesia | Minggu, 17/03/2019 21:53 WIB
Rinov/Pitha Akui Antiklimaks di Final Swiss Terbuka Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas runner up Swiss Terbuka. (Dok.PBSI)
Jakarta, CNN Indonesia -- Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari mengakui permainan mereka antiklimaks di final Swiss Terbuka 2019 sehingga harus mengakui keunggulan wakil Denmark, Mathias Bay-Smidt/Rikke Soby.

Rinov/Pitha kalah dari pasangan Denmark lewat permainan rubber game 18-21, 21-12, dan 16-21.

"Kami bermain tidak seperti kemarin-kemarin, kelihatan sekali tidak lepas dan tertekan. Kekalahan hari ini lebih banyak ke faktor non teknisnya. Bukan tegang karena ini final sih, kami antiklimaks mainnya," kata Rinov seperti dikutip dari laman PBSI.


Sempat unggul di pembukaan game pertama, Rinov/Pitha tak dapat keluar dari tekanan lawan di akhir game pertama. Rinov/Pitha kembali membuka harapan saat memenangkan game kedua dengan skor meyakinkan.

Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas akui tampil antiklimaks di final Swiss Terbuka.Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas akui tampil antiklimaks di final Swiss Terbuka. ((Dok.PBSI)
Namun di game ketiga, Rinov/Pitha tertinggal jauh hingga 3-9. Berhasil mendekat 9-10, lagi-lagi pasangan Denmark yang tak diunggulkan ini berhasil menggoyang pertahanan Rinov/Pitha.

"Setelah menang di game kedua, di ketiganya mereka sudah tahu pola kami, kami diserang lagi. Untuk saya pribadi, fokus, defense dan power saya harus diperbaiki lagi," ujar Pitha.


Swiss Terbuka 2019 merupakan turnamen keempat dari rangkaian turnamen Eropa yang diikuti Rinov/Pitha secara berurutan mulai dari Spain Masters, German Open dan All England.

"Kami harus perbaiki dari non-teknisnya dulu. Bagaimana caranya harus in langsung, sudah turnamen level ini harus main save banget. Kami bersyukur dengan hasil ini, tapi sebetulnya kami ada kesempatan juara," ujarnya. (jun/bac)