Saat ini Timnas Indonesia U-23 yang akan berlaga di Kualifikasi Piala Asia U-23 di Hanoi, Vietnam 22-26 Maret mendatang, masih beranggotakan 24 pemain. Di antaranya adalah Ezra Walian, striker RKC Waalwijk yang masih ingin dipantau kemampuannya oleh pelatih Indra Sjafri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mungkin pertimbangannya kuota pemain. Saya rasa pasti Coach Indra punya pertimbangan. Misalnya slot striker bisa dipakai buat mengisi gelandang atau yang lainnya," kata Kurniawan melalui sambungan telepon kepada CNNIndonesia.com, Selasa (19/3).
Ezra Walian masuk daftar salah satu pemain yang belum aman di Timnas Indonesia U-23. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan) |
"Kalau menurut saya, untuk menghadapi tiga pertandingan segala kemungkinan ada. Tapi lebih riskan mencoret gelandang, karena mereka memenuhi kebutuhan tim dari statistik, gerak dan mobilitas yang lebih berat. Kalau banyak pilihan di gelandang strateginya bisa diutak-atik," jelas Kurniawan.
Menurut Kurniawan, bukan hal mudah bagi seorang pelatih menentukan 11 pemain yang bakal turun di pertandingan. Selain harus melihat kondisi terakhir pemain dan kualitas individu, pelatih juga harus memikirkan pemain yang cocok untuk memainkan strategi dan taktik saat berhadapan dengan lawan.
"Marinus itu tipikal fighter. Ezra, tipikal striker Eropa karena dari kecil main di Eropa, Dimas saya rasa juga kualitas bagus karena mungkin skill individunya bagus. Intinya segala kemungkinan ada," tutupnya. (sry/ttf/nva)
Ezra Walian masuk daftar salah satu pemain yang belum aman di Timnas Indonesia U-23. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)