Perjalanan Timnas Indonesia U-23 di Kualifikasi Piala Asia

CNN Indonesia | Kamis, 21/03/2019 09:55 WIB
Perjalanan Timnas Indonesia U-23 di Kualifikasi Piala Asia Evan Dimas Darmono pernah beraksi bersama Timnas Indonesia U-23 di kualifikasi Piala Asia U-23 2016. (AFP PHOTO / ROSLAN RAHMAN)
Jakarta, CNN Indonesia -- Timnas Indonesia U-23 sudah tiga kali berpartisipasi di babak kualifikasi Piala Asia U-23. Dari tiga partisipasi sebelumnya Tim Garuda Muda selalu gagal lolos ke putaran final.

Di kualifikasi Piala Asia U-22 2014, Timnas Indonesia berada di Grup E bersama dengan Jepang, Australia, Singapura, Timor Leste dan Makau. Tampil di Stadion Utama Riau, Hendra Adi Bayauw dkk hanya mampu finis di urutan ketiga klasemen dengan koleksi sembilan poin dari hasil tiga kali menang dan dua kali kalah.

Pada laga perdana menghadapi Australia, tim besutan Aji Santoso kala itu kalah 0-1, kemudian menang 2-0 atas Timor Leste. Garuda Muda memetik kemenangan kedua atas Makau 2-1 sebelum dibantai Jepang 1-5 dan menutup laga di Grup E dengan kemenangan 2-0 atas Singapura.

Hasil tersebut membuat Timnas Indonesia U-22 harus merelakan tiket ke Piala Asia U-22 kepada Jepang dan Australia yang keluar sebagai juara dan runner up dari Grup E di zona Asia Timur. Tim Garuda Muda juga kalah bersaing dalam perebutan tempat ketiga untuk lolos ke putaran final dari Oman dan Yaman.


Tiga tahun berselang, AFC mengubah regulasi peserta Piala Asia U-23 2016 yang ditujukan untuk pemain di bawah 23 tahun. Pada edisi kedua ini, Timnas Indonesia U-23 menjadi tuan rumah Grup H yang dihuni Korea Selatan, Timor Leste, dan Brunei Darussalam.

Perjalanan Timnas Indonesia U-23 di Kualifikasi Piala AsiaTimnas Indonesia U-23 akan berjuang untuk lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2020. (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)
Aji Santoso yang masih dipercaya memegang kendali Timnas Indonesia U-23 masih belum mampu meloloskan Garuda Muda ke Piala Asia U-23. Evan Dimas dkk mengawali pertandingan dengan kemenangan besar 5-0 atas Timor Leste disusul kemenangan 2-0 atas Brunei Darussalam di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta,

Namun, di laga terakhir Timnas Indonesia U-23 kalah 0-4 dari Korea Selatan. Saat itu, hanya juara grup dan lima runner-up terbaik yang lolos ke putaran final. Indonesia yang meraih enam poin kalah dari Thailand, Iran, Vietnam, Yaman, serta Uzbekistan dalam perebutan peringkat kedua terbaik.


Sementara tahun 2017 lalu, Timnas Indonesia U-23 yang bersaing dengan Malaysia, Thailand dan Mongolia di Grup H juga belum mampu untuk lolos. Kehadiran pelatih asal Spanyol, Luis Milla belum bisa mengangkat performa pemain.

Osvaldo Haay dkk membuka laga dengan kekalahan telak 0-3 dari Malaysia. Kemudian Tim Garuda Muda menang mutlak 7-0 atas Mongolia dan meraih hasil imbang 0-0 saat jumpa tuan rumah Thailand di laga terakhir.

Hasil itu membuat pasukan Luis Milla gagal lolos dengan hanya meraih empat poin. Mewakili Grup H, Thailand lolos ke putaran final Piala Asia U-23 ditemani Malaysia yang untuk pertama kalinya memastikan diri tampil di putaran final.

Pada Piala Asia U-23 di China 2018, Uzbekistan tampil sebagai juara usai mengalahkan Vietnam yang secara luar biasa mampu lolos ke final dengan skor 2-1. Dari 11 negara di Asia Tenggara, sudah tiga negara mencatatkan namanya sebagai peserta di Piala Asia U-23, yakni Thailand, Vietnam, dan Malaysia. (TTF/jal)




BACA JUGA