Tak Bisa Bela Timnas Indonesia U-23, Ezra Didukung Chappuis

CNN Indonesia | Jumat, 22/03/2019 14:32 WIB
Tak Bisa Bela Timnas Indonesia U-23, Ezra Didukung Chappuis Charyl Chappuis [kanan] memberikan dukungan pada Ezra Walian. (NICOLAS ASFOURI / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gelandang Thailand, Charyl Chappuis bersimpati terhadap penyerang RKC Waalwiljk Ezra Walian yang tidak bisa memperkuat Timnas Indonesia U-23 dalam kualifikasi Piala Asia U-23 2020 di Vietnam.

Ezra tidak bisa bermain membela Timnas Indonesia U-23 pada Kualifikasi Piala Asia U-23 2020 karena terganjal statuta FIFA. Penampilan Ezra bersama timnas Belanda U-17 pada 2013 membuat FIFA dan AFC melarang Ezra tampil untuk Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2020.

"Saya sangat prihatin kepada kamu [Ezra] setelah mendengar kabar bahwa kamu akan melewatkan turnamen ini. Akan tetapi saya yakin jika federasi [PSSI] mempersiapkan seluruh dokumen dengan tepat, kamu akan bermain untuk Indonesia di masa depan. Saya berharap yang terbaik untuk pertandingan Thailand melawan Indonesia," kata Chappuis dalam akun media sosial Instagram @7charyl pada Jumat (22/3).


Chappuis juga mengaku dirinya sempat mengalami hal yang sama dengan yang dialami Ezra Walian saat ini.

"Saya juga melalui hal yang sama di 2013 ketika mendapat panggilan pertama ke tim nasional. Hal itu terjadi karena Federasi Thailand tidak mempersiapkan seluruh dokumen ke FIFA. Jadi saya melewatkan laga pertama melawan Libanon. Saya harap semuanya akan baik-baik saja dan Ezra akan bermain untuk Indonesia di masa depan

Kasus Ezra Walian mengundang perhatian Charyl Chappuis.Kasus Ezra Walian mengundang perhatian Charyl Chappuis. (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)
Chappuis lahir di Kloten, Swiss. Ia kemudian besar di Swiss hingga memperkuat timnas Swiss dari berbagai kelompok umur mulai dari 2006 hingga 2011. Torehan terbaiknya adalah menjadi juara Piala Dunia U-17 pada 2009.

Menurut peraturan di Thailand, seorang anak-anak Thailand yang lahir dari warga negara Thailand di luar negeri berhak memiliki kewarganegaraan ganda, namun hanya hingga dirinya berusia 18 tahun. Setelah itu, ia diharuskan untuk memilih.

"Satu hal lagi. Bermain di negara kelahiran ibu saya, Thailand, mengubah hidup saya. Melihat wajah-wajah bahagia saat kami bermain bola itu tidak tergantikan. Saya harap kamu [Ezra] bisa merasakan yang sama pada masa mendatang," ucap Chappuis.

Timnas Thailand bakal melawan Timnas Indonesia U-23 dalam babak penyisihan Grup K kualifikasi Piala Asia U-23 2020 di Stadion Nasional My Dinh hari ini. (map/ptr)