Setelah ditinggalkan Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono yang tersandung kasus hukum, Gusti Randa tampil sebagai sosok yang diberi amanah untuk melanjutkan roda organisasi PSSI. Penunjukan itu disebut hal yang paling aman dilakukan Joko Driyono untuk PSSI saat ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan Plt Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, telah resmi ditahan pihak kepolisian. (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso) |
Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono resmi ditahan Satgas Anti Mafia Bola usai menjadi tersangka kasus perusakan, penghilangan, dan penghancuran barang bukti dugaan pengaturan skor atas laporan mantan Manajer Persibara Banjarnegara, Lasmi Indaryani. Pria asal Ngawi itu ditahan sementara mulai, Senin (21/3) sampai 13 April mendatang.
Jokdri menjadi Ketua Umum PSSI ketiga yang ditahan pihak kepolisian. Ia menjadi Exco PSSI keempat setelah Hidayat, Johar Lin Eng dan Papat Yunisal yang menjadi tersangka dugaan kasus pengaturan skor sejak Satgas Anti Mafia Bola dibentuk, 21 Desember lalu.
"Benang merahnya sama, posisi Ketua Umum PSSI membutuhkan figur yang kuat kredibilitas dan integritasnya. Beri ruang bagi semua orang terbaik maju di PSSI, jangan dipersulit. KLB harus memberi pintu harapan bagi kemajuan sepak bola Indonesia," terangnya.
Sementara itu, mantan pemain timnas Indonesia, Imran Nahumarury, mengungkapkan keinginan supaya sepak bola Indonesia lebih baik. Meski kini ditahan, Jokdri di mata Imran merupakan sosok yang sukses membawa perubahan.
Menurutnya sukses bukan hanya sebatas prestasi, membangun sumber daya manusia (SDM) juga masuk dalam katagori prestasi.
"Terlepas dari dia punya masalah, jangan lupa banyak prestasi yang sudah diberikan beliau. Ukurannya tidak hanya juara, tapi banyak hal yang dilakukan dengan menciptakan pelatih berkualitas, wasit diperbaiki, banyak FIFA Project, bahkan kita menggelar kursus A-Pro pertama di Indonesia," ucap Imran.
"Harusnya ketika mereka merasa bahwa ada sesuatu yang mengganjal, harus bisa diklarifikasi. Banyak orang yang tanya, banyak yang perhatian sama PSSI di luar pro dan kontra. PSSI harus membuka diri, bicara apa adanya," ungkapnya. (ttf/jal)
Mantan Plt Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, telah resmi ditahan pihak kepolisian. (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)