Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Pol Syahar Diantono mengatakan Berlinton akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan pengaturan skor dalam pertandingan antara Madura FC melawan PSS Sleman.
Lihat juga:Conor McGregor Pensiun dari UFC |
Dalam kasus ini polisi sebelumnya telah menetapkan mantan anggota Komite Eksekutif (exco) PSSI Hidayat sebagai tersangka.
Selain meminta PSS Sleman untuk dimenangkan dalam pertandingan, Hidayat juga diduga berusaha menyuap Manajer Madura FC Januar Herwanto dengan uang sebesar Rp100 juta agar timnya membiarkan PSS Sleman menang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dugaan pengaturan skor dalam laga antara Madura FC dan PSS Sleman masih terus diselidiki. (Screenshot via instagram (@madura.fc_official)) |
"Penyidik juga sedang melakukan penelusuran aliran dana," ujarnya.
Selain Hidayat, Satgas Anti Mafia Bola sudah memeriksa mantan manajer PSS Sleman Sismantoro, pelatih PSS Seto Nurdiyantoro. Selain itu, Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria juga telah diperiksa.
Laga PSS vs Madura FC di babak penyisihan Liga 2 didalami lantaran pengakuan manajer Madura FC Januar Herwanto yang mengaku ditawari uang oleh Hidayat. Sementara laga kedua tim di babak delapan besar didalami lantaran gol untuk PSS tercipta setelah salah seorang pemain Elang Jawa berada dalam posisi offside. (nva/har)
Dugaan pengaturan skor dalam laga antara Madura FC dan PSS Sleman masih terus diselidiki. (Screenshot via instagram (@madura.fc_official))