LAPORAN DARI VIETNAM

Jadi Pahlawan Timnas U-23, Dimas Drajad Sempat Latihan Kiper

CNN Indonesia | Selasa, 26/03/2019 21:24 WIB
Jadi Pahlawan Timnas U-23, Dimas Drajad Sempat Latihan Kiper Dimas Drajad mencetak satu gol dan menggagalkan satu penalti saat Timnas Indonesia U-23 mengalahkan Brunei Darussalam 2-1. (Dok. Istimewa)
Hanoi, CNN Indonesia -- Penyerang Dimas Drajad menghindarkan Timnas Indonesia U-23 dari hasil imbang saat melawan Brunei Darussalam dalam laga terakhir di Grup K Kualifikasi Piala Asia U-23 2020 di Stadion My Dinh Vietnam, Selasa (26/3).

Timnas Indonesia U-23 menang tipis 2-1 atas Brunei lewat gol Dimas Drajad pada menit ke-30 dan Rafi Syarahil (79'). Akan tetapi, Brunei bisa memperkecil kedudukan lewat penalti Izamuddin Suhaimi di menit-menit akhir.

Garuda Muda hampir saja kehilangan tiga poin pertama dan terakhir dalam ajang ini andaikan Dimas gagal mementahkan penalti Naziruddin Haji Ismail pada masa injury time. Namun, tendangan Naziruddin ke sisi kiri gawang bisa dimentahkan Dimas.


Dimas mengaku senang bisa menjadi pahlawan Timnas Indonesia U-23 saat melawan Brunei. Namun penyerang klub PS TIRA Persikabo juga kecewa lantaran tim asuhan Indra Sjafri gagal lolos ke putaran final Piala Asia U-23 tahun depan.

"Pertama saya sedikit kecewa karena sudah tidak lolos, tapi alhamdulillah saya menyelamatkan Timnas Indonesia U-23 lewat [penyelamatan] penalti tadi," kata Dimas kepada wartawan di area mixed zone.

Sudah Firasat, Dimas Drajad Selamatkan Timnas Indonesia U-23Dimas Drajad menjadi kiper dadakan Timnas Indonesia U-23 saat  mengalahkan Brunei Darussalam. (ANTARA FOTO/R. Rekotomo)
Dimas mengaku aksinya tersebut tidak lain karena kebetulan. Ketika Muhammad Riyandi mendapat kartu merah di menit ke-83, Dimas dengan sigap berlari dari lini depan ke belakang untuk menjadi kiper dadakan.

"Mungkin firasat, kemarin saat latihan saya sempat jadi kiper berlatih bersama Awan Setho, Bagas [Adi], dan Unyil [Fredyan Wahyu]," ucap Dimas.

Sudah Firasat, Dimas Drajad Selamatkan Timnas Indonesia U-23
Pemain berusia 21 tahun itu mengaku tidak diminta jadi kiper dadakan oleh pelatih Indra Sjafri. Mengenai kemampuannya bisa memblok penalti Naziruddin Haji Ismail, Dimas mengatakan hanya merasa perlu untuk bergerak ke sisi kiri.

"Saya lihat matanya [Naziruddin]. Saya tahu itu. Soalnya kalau ambil penalti saya seperti itu juga," tutur Dimas.

Di Kualifikasi Piala Asia U-23 2020, Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan harus puas berada di peringkat ketiga klasemen akhir Grup K dengan torehan tiga poin. Di dua laga sebelumnya, Garuda Muda kalah 0-4 dari Thailand dan 0-1 dari tuan rumah Vietnam. (sry/jal)




BACA JUGA