FIFA Pantau Program PSSI

CNN Indonesia | Rabu, 27/03/2019 03:35 WIB
FIFA Pantau Program PSSI FIFA pantau program pengembangan Filanesia. (CNNIndonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Perwakilan FIFA memantau langsung progres program Filosofi Sepak Bola Indonesia yang telah di lakukan PSSI sejak dua tahun terakhir.

FIFA dan PSSI melalui program FIFA Forward bekerja sama untuk mengembangkan sepak bola di sektor perwasitan dan juga program kepelatihan.

"Ini sebuah kehormatan buat PSSI yang mendapatkan kepercayaan dari FIFA dengan kerja sama melalui program FIFA Forward. Mereka pun datang langsung untuk melihat progresnya," kata Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria dalam laman resmi PSSI.


Pada tanggal 12 Desember 2018 lalu, Presiden FIFA, Gianni Infantino memberi apresiasi dan pujian kepada PSSI yang menyampaikan presentasi dalam merealisasikan program FIFA Forward di Indonesia pada forum pertemuan FIFA di Doha, Qatar.

Indra Sjafri salah satu pelatih masa depan Indonesia.Indra Sjafri salah satu pelatih masa depan Indonesia. (ANTARA FOTO/R. Rekotomo)
Pada dua tahun terakhir, PSSI telah mengadakan lebih dari 100 kursus pelatih mulai dari level dasar, Level D hingga level tertinggi level AFC Pro. Terakhir PSSI telah membuat 18 Elite Pro Akademi yang melatih pemain berikut pelatih akan kurikulum filosofi sepak bola indonesia.

"Seperti kita ketahui bahwa saya kesini untuk memonitor FIFA Forward Projet, di mana pssi melakukannya di dua sektor. Pertama, program pengembangan sepak bola nasional melalui Filanesia dan pengembangan perwasitan," ujar Regional Office Development Manager FIFA Lavin Vignesh.

FIFA Tinjau Program Filanesia PSSI
"Harapan kami, anak anak Indonesia nantinya akan mampu dilatih oleh pelatih yang berkualitas yang lahir dari program PSSI yang bekerja sama dengan FIFA," sambungnya.

PSSI juga menggandeng Federasi Sepak bola Australia (FFA) dan Federasi Sepak bola Jerman (DFB) dalam meningkatkan kualitas pelatih di Indonesia. Implementasi kerja sama ini dimulai dengan digelarnya penyegaran instruktur yang dilaksanakan di Sawangan, Bogor.

Dalam kegiatan ini, DFB mengirim dua instruktur sedangkan FFA menurunkan satu perwakilan. Kehadiran mereka akan memberikan pandangan serta wawasan yang lebih luas tentang bidang kepelatihan dan instruktur.

"Sangat bagus, penyegaran kali ini memberikan wawasan baru kepada para peserta bagaimana melatih sepak bola yang modern," ujar Direktur Teknik PSSI Danurwindo. (jun/jun)