Alex Rins Galau Gagal Ganggu Duel Rossi dan Dovizioso

CNN Indonesia | Rabu, 03/04/2019 01:16 WIB
Alex Rins Galau Gagal Ganggu Duel Rossi dan Dovizioso Pebalap Suzuki Ecstar, Alex Rins, kecewa gagal bersaing dengan Valentino Rossi dan Andrea Dovizioso. (Mohd RASFAN / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pebalap Suzuki Ecstar, Alex Rins, menyimpan penyesalan usai berlangsungnya MotoGP Argentina 2019 di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Minggu (31/3) waktu setempat. Rins gagal mengganggu duel Valentino Rossi dengan Andrea Dovizioso.

Pebalap berusia 23 tahun memulai balapan dari posisi ke-16 setelah tak mampu tampil cepat di babak kualifikasi. Namun, Rins membayar performa buruk di kualifikasi dengan penampilan luar biasa saat balapan di seri kedua MotoGP 2019.

Rins melesat dari posisi ke-16 hingga akhirnya bisa finis di posisi lima besar. Sayang, pebalap asal Spanyol itu tertahan cukup lama di belakang pebalap Ducati, Danilo Petrucci.

Meskipun, Rins akhirnya berhasil melewati Petrucci yang mengakhiri balapan di posisi keenam.

"Kami menjalani balapan yang luar biasa. Tapi apa yang kurang untuk meraih podium adalah sesi kualifikasi yang bagus," ujarnya seperti dikutip dari Crash.

Alex Rins Galau Gagal Ganggu Duel Rossi dan Dovizioso Pebalap Yamaha, Valentino Rossi, berduel dengan pebalap, Andrea Dovizioso, memperebutkan posisi runner up di MotoGP Argentina 2019. (REUTERS/Rafael Marrodan/Photocall3000)
"Kami bisa saja berada di posisi terdepan. Jelas tidak (bersaing) dengan [Marc] Marquez, namun saya bisa bersaing dengan Valentino dan Dovi."

Alex Rins Galau Gagal Ganggu Duel Rossi dan Dovizioso
Rins mengaku peluang untuk meramaikan perebutan podium dengan Rossi dan Dovizioso tertutup karena kesulitan melewati Petrucci. Kecepatan motor Ducati dan gayap balap Petrucci membuat Rins kehilangan momentum untuk bisa mendekati The Doctor dan Dovizioso yang terlibat persaingan sengit untuk finis sebagai runner up di Sirkuit Termas de Rio Hondo.

"Sedikit disayangkan karena kami kehilangan banyak waktu di belakang Petrucci. Saya [menghabiskan] delapan lap di belakangnya karena kecepatan motor Ducati. Selain itu, Petrucci dan [Jack] Miller selalu mengerem dengan bagus," kata Rins.


(jal/jal)