ANALISIS

Mengenang 10 Tahun Debut Federico Macheda di Man United

CNN Indonesia | Jumat, 05/04/2019 15:52 WIB
Mengenang 10 Tahun Debut Federico Macheda di Man United Federico macheda (kanan) usai jadi pahlawan Man United atas Aston Villa. (AFP PHOTO/ANDREW YATES)
Jakarta, CNN Indonesia -- Nama Federico Macheda sempat menghiasi halaman utama media-media di Inggris pada April 2009 usai memberikan kemenangan bagi Manchester United atas Aston Villa di Liga Primer Inggris.

Dalam pertandingan pada 5 April satu dekade silam di Old Trafford, Man United menjamu Aston Villa. Setan Merah yang di klasemen sementara unggul empat poin atas Liverpool butuh kemenangan untuk menjaga jarak dari para pesaingnya.

Selain itu, tim asuhan Sir Alex Ferguson juga perlu mengembalikan kepercayaan diri usai kalah 0-2 dari Fulham di pertandingan sebelumnya.


Man United memulai laga dengan baik. Tuan rumah sempat unggul lebih dulu lewat gol Cristiano Ronaldo di menit ke-14 memanfaatkan assist Ryan Giggs.

Tetapi, bertanding di kandang lawan tidak membuat Aston Villa yang ketika itu berada di papan tengah ciut. Villa yang dipimpin Martin O'Neill bisa membalikkan kedudukan lewat gol John Carew (30) dan Gabriel Agbonlahor (58).

Saat laga memasuki menit ke-60 tuan rumah mulai ketar-ketir. Ferguson menunjukkan raut seperti biasanya, berwarna merah karena penuh kekhawatiran kehilangan poin di kandang sendiri.

Selama di Man United Macheda lebih banyak menjadi pemain cadangan.Selama di Man United Macheda lebih banyak menjadi pemain cadangan. (Action Images / Paul Thomas)
Terlebih lagi, Liverpool yang jadi pesaing terdekat Man United ketika itu sukses meraih tiga poin usai menang 1-0 atas Fulham, satu hari sebelumnya. Dengan kemenangan itu Liverpool memangkas jarak menjadi tertinggal satu poin dari Man United.

Kekalahan di kandang sendiri bisa menjadi aib bagi Manchester Merah, terlebih mereka tampil dengan kekuatan terbaiknya saat melawan Villa. Kala itu Man United menurunkan kiper Edwin van der Sar, bek Nemanja Vidic, Michael Carrick, hingga Carlos Tevez.

Fergie, sapaan akrab Alex Ferguson, tidak kehabisan akal. Manajer asal Skotlandia itu memainkan Federico Macheda di menit ke-61 dengan menarik winger andalan Luis Nani.

Keputusan itu terbilang berani karena Fergie lebih memilih memberikan debut kepada pemain yang belum genap 18 tahun. Padahal di daftar pemain cadangan Fergie masih memiliki Park Ji-Sung.

Setelah menjalani pemain sebagai pinjaman, Macheda bermain di Cardiff dengan status bebas transfer.Setelah menjalani pemain sebagai pinjaman, Macheda bermain di Cardiff dengan status bebas transfer. (Reuters / Rebecca Naden)
Pergantian itu membuahkan hasil, Ronaldo mencetak gol keduanya sekaligus penyama kedudukan di menit ke-80 setelah menerima umpan Michael Carrick. Menjelang masa injury time Danny Welbeck masuk menggantikan Tevez.

Tidak ingin menutup laga dengan hasil imbang atau raihan satu poin, Man United terus menekan pertahanan Villa. Dan keajaiaban itu pun terjadi. Man United comeback lewat gol Kiko Macheda di menit ke-90+3.

Gol itu bermula dari Macheda yang menjadi penyerang tengah mendapat operan dari Gary Neville. Pemain kelahiran Roma, Italia, tersebut mencoba mempertahankan bola, namun gagal karena dibuang bek lawan.

Bola liar berhasil jatuh di kaki Giggs yang langsung mengembalikan bola kepada Macheda lewat umpan terobosan. Dalam kesempatan tersebut Macheda mengambil keputusan pintar. Dengan posisi membelakangi Luke Young, pemain Man United U-18 itu melakukan keeping bola yang membuat lawannya terkecoh.

Tanpa membuang waktu Macheda langsung melepaskan tembakan melengkung kaki kanan ke arah gawang Villa yang dijaga Brad Friedel. Bola melesat ke sisi kiri gawang Villa yang tidak bisa dijangkau tangan kiri Friedel. Man United menang 3-2.

Usai pertandingan itu Macheda diklaim memiliki masa depan bagus di Man United. The Red Devils pun dianggap mempunyai aset bagus di lini depan mereka di masa mendatang. Karena, ketika membobol gawang Villa dan menjadi pahlawan untuk Man United, Macheda baru berusia 17 tahun 7 bulan 14 hari.

Setelah debut dan gol perdananya bersama Man United ke gawang Villa, Macheda mendapat empat kali kesempatan bermain di musim 2008/2009 bersama Man United, dengan total dua gol di musim itu.

Karier Menurun Eks Kiko Macheda
Kegemilangan Macheda di musim pertama bersama Man United senior membuat namanya dipanggil timnas Italia U-21 yang ketika itu dilatih Pierluigi Casiraghi.

Akan tetapi, masa depan yang cerah hanya mimpi bagi Macheda di Man United. Kiko gagal bersaing dengan penghuni lini depan Man United lainnya seperti: Dimitar Berbatov, Louis Saha, Wayne rooney, hingga Ronaldo.

Di beberapa musim ke depan setelah debut Kiko, Man United juga menambah pemain di barisan penyerang, mulai dari Michael Owen hingga Javier Hernandez. Penambahan tersebut membuat persaingan makin ketat dan Macheda makin tersingkir.

Di bursa transfer Januari 2011 Macheda dipinjamkan ke klub Serie A, Sampdoria. Di akhir musim ia kembali ke Old Trafford. Namun kembali dipinjamkan ke beberapa klub lain seperti Queens Park Rangers, VfB Stuttgart, Doncaster, hingga Birmingham City sampai kontraknya di Man United habis pada Juli 2014.

Perjalanan karier sepak bola Macheda tidak berjalan dengan semestinya. Sebagian besar ia jalani sebagai pemain pinjaman. Berdasarkan situs Transfermarkt, Macheda sempat tidak memiliki klub selama beberapa bulan pada akhir 2016 usai kontraknya dengan Cardiff City rampung di Agustus 2016.

Jika dilihat dari jumlah gol, karier paling sukses Macheda terjadi saat bersama klub Italia, Novara. Macheda bermain di Novara pada Desember 2016. Di kompetisi Serie B dan Coppa Italia Macheda total mengoleksi 11 gol.

Kini Macheda bermain untuk klub Liga Yunani, Panathinaikos, sejak pindah dengan status bebas transfer dari Novara pada September 2018. Sejauh ini Macheda sudah mencetak delapan gol bersama Panathinaikos di semua kompetisi.

Meski begitu, karier gemilang Macheda tetap tercatat saat menjadi pemain di Man United. Di klub pengoleksi 20 gelar Liga Inggris itu Macheda bermain dalam 36 pertandingan dengan mencetak 5 gol. Selama di Old Trafford ia mendapatkan empat trofi, dengan dua di antaranya gelar Liga Primer Inggris. Trofi-trofi juara itu tidak pernah ia dapatkan lagi di klub lain sampai dengan saat ini. (sry/har)