Ahsan/Hendra Gagal Juara di Singapura Terbuka 2019

CNN Indonesia | Minggu, 14/04/2019 15:58 WIB
Ahsan/Hendra Gagal Juara di Singapura Terbuka 2019 Ahsan/Hendra kalah dari pasangan Jepang di final Singapura Terbuka. (Reuters/Andrew Boyers)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ganda putra Indonesia Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan gagal menjuarai Singapura Terbuka 2019 usai kalah 13-21, 21-19, 17-21 di final dari pasangan Jepang Takeshi Kamura/Keigo Sonoda di Singapore Indoor Stadium, Minggu (14/4).

Ahsan/Hendra memulai pertandingan dengan cukup baik. Juara All England 2019 ini bisa menyaingi Kamura/Sonoda 3-3 di awal-awal laga.

Akan tetapi, setelah itu Kamura/Sonoda yang kini menempati peringkat ketiga dunia bisa langsung melesat tanpa terjangkau Ahsan Hendra.


Bahkan, Kamura/Sonoda yang merupakan unggulan pertama di turnamen ini bisa memasuki interval gim pertama dengan skor 11-4.

Usai interval Ahsan/Hendra masih kesulitan untuk mengejar ketangguhan Kamura/Sonoda. Ganda putra asal Jepang ini pun mengakhiri gim pertama dengan kemenangan 21-13.

Kamura/Sonoda bisa memberikan perlawanan sengit kepada Ahsan/Hendra.Kamura/Sonoda bisa memberikan perlawanan sengit kepada Ahsan/Hendra. (Action Images via Reuters/Andrew Boyers)
Di gim kedua duel kedua pasangan berlangsung lebih ketat. Ahsan/Hendra sempat meraih poin pertama di gim kedua, namun Kamura/Sonoda bisa berbalik 2-1.

Ahsan/Hendra yang memiliki julukan The Daddies unggul 4-2. Akan tetapi Kamura/Sonoda kembali memberikan perlawanan dengan mengimbanginya menjadi 4-4.

Setelah persaingan sengit di awal-awal laga Ahsan/Hendra bisa terus menjaga keunggulan hingga skor 8-7. Kondisi ketinggalan itu seperti jadi titik balik bagi Kamura/Sonoda.

Kamura/Sonoda justru bisa meraih tiga poin beruntun hingga 11-8 di interval kedua.

Kendati demikian, perlawanan balik ditunjukkan Ahsan/hendra setelah interval. Ahsan/Hendra berbalik meraih tiga poin beruntun untuk mengimbangi skor menjadi 11-11.

Usai skor imbang itu Ahsan/Hendra seperti tidak terkejad oleh Kamura/Sonoda dengan unggul lima poin, 16-11. Duel sengit terus terjadi jelang gim kedua berakhir. Kamura/Sonoda bisa mendekati poin Ahsan Hendra yang terhenti di angka 17, 15-17.

Beruntung bagi Ahsan/Hendra, The Daddies bisa memenangi gim kedua dengan skor 21-19 sekaligus memaksa pertandingan dilanjutkan ke gim ketiga.

Saat memasuki gim ketiga, Ahsan/Hendra berani meladeni permainan reli Kamura/Sonoda yang usianya relatif lebih muda dari keduanya. Permainan reli cepat itu juga yang membuat Ahsan/Hendra bisa menyamakan kedudukan menjadi 2-2 usai tertinggal 0-2.

Ahsan/Hendra tidak saja piawai dalam menanggapi reli Kamura/Sonoda, tetapi juga menempatkan kok di tempat yang kosong. Strategi seperti itu yang sempat membuat Kamura/Sonoda kesulitan mengembalikan bola. Kok yang berbalik ke lapangan Ahsan/Hendra justru melambung dan menjadi peluang bagi Ahsan/Hendra untuk meraih poin lewat smes keras.

Poin ketat yang terjadi di gim ketiga membuat Kamura/Sonoda memasuki interval dengan skor 11-8. Permainan cepat dengan kombinasi smes keras masih jadi andalan Ahsan/hendra usai interval gim ketiga, sehingga membuat skor imbang 13-13 dan permainan tetap sengit.

Kamura/Sonoda cenderung lebih banyak melakukan kesalahan usai interval gim ketiga. Pertahanan pasangan asal Jepang itu juga tidak terlalu solid. Kesalahan dan kelemahan itu yang bisa dimanfaatkan Ahsan/Hendra.

Akan tetapi, ketenangan Kamura/Sonoda membuat keduanya bisa menyamakan poin menjadi 17-17, dan mengakhiri laga dengan kemenangan 21-17. (sry/sry)


BACA JUGA