Angin Lapangan Pengaruhi Hasil Anthony dan Marcus/Kevin

CNN Indonesia | Sabtu, 13/04/2019 20:14 WIB
Angin Lapangan Pengaruhi Hasil Anthony dan Marcus/Kevin Anthony Sinisuka Ginting berpeluang raih gelar pertama di Singapura Terbuka. (Dok. Humas PBSI)
Jakarta, CNN Indonesia -- Angin lapangan di Stadion Indoor Singapura menjadi salah satu faktor penentu sukses Anthony Sinisuka Ginting dan kekalahan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo di semifinal Singapura Terbuka 2019.

Anthony berhasil melaju ke final Singapura Terbuka setelah menundukkan tunggal putra nomor empat dunia Chou Tien Chen dengan skor 21-17, 18-21, 21-14.

Mengaku senang dengan kemenangan atas Tien Chen, pebulutangkis 22 tahun itu mengaku faktor gaya main di lapangan menjadi penentu langkah ke partai puncak. Selain itu Anthony menyebut pula posisi di lapangan memegang peranan penting.


"Awal game pertama saya terlalu banyak ngangkat bola, jadi lawan lebih enak. Pas menyusul tadi saya ubah tempo mainnya. Game pertama kondisi lapangan bisa dibilang diunggulkan karena kalah angin. Jadi mainnya nggak ada ragu sama sekali. Game kedua juga sebenarnya ketat dari awal sampai akhir, tapi di poin-poin menentukan saya kurang bisa menggunakan cara main yang tepat. Jadi Chou Tien Chen bisa balik unggul."

Angin Lapangan Pengaruhi Hasil Anthony dan Marcus/KevinAnthony Sinisuka Ginting butuh tiga gim untuk menyudahi perlawanan Chou Tien Chen. (Dok. Humas PBSI)
"Di game ketiga mikirnya sebelum interval sebisa mungkin ambil poin yang banyak, jadi saat pindah lapangan tinggal diterapkan lagi pola main di gim kedua saat ramai poinnya," jelas Anthony dikutip dari rilis resmi PBSI.

Dalam laga final, Minggu (14/4), Anthony akan menghadapi Kento Momota yang memenangi laga melawan Viktor Axelsen. Anthony tidak ingin banyak berbicara mengenai lawan dan fokus pada pemulihan kondisi tubuh.

"Perasaannya tentu senang kemarin mengalahkan Chen Long, hari ini Chou Tien Chen. Tapi perjuangan belum berakhir, besok masih ada lawan yang lebih tangguh lagi dari hari ini dan sebelumnya. Tetap jaga fokusnya dan recovery lagi," ucap Anthony.

Faktor Lapangan Pengaruhi Marcus/Kevin

Serupa seperti Anthony, Marcus/Kevin juga mengaku posisi di lapangan menjadi faktor yang tidak bisa disepelekan. The Minions kalah 21-13, 10-21, dan 19-21 dari Takeshi Kamura/Keigo Sonoda, sehingga gagal mewujudkan ambisi meraih gelar perdana di Singapura Terbuka.

Angin Lapangan Pengaruhi Hasil Anthony dan Marcus/Kevin
"Tadi gim pertama kami mainnya cukup enak ya. Lapangan juga kondisinya lebih enak di sebelah sini, anginnya lebih menekan," kata Marcus.

"Kalau di sebelah sana pas gim kedua anginnya jadi pelan, pas kami placing-placing jadinya bolanya nggak pas kaya gim pertama. Jadinya saya ragu-ragu. Pas game ketiga awal-awal sudah bagus, pas pindah (lapangan) menyesuaikannya masih agak lama," sambungnya.

Selain faktor lapangan, Kevin mengakui lawan bermain cukup bagus sehingga menyulitkan permainannya dengan Marcus berkembang.

"Game pertama kami main cukup baik. Game kedua kami kehilangan cukup banyak poin ya, buat mereka bangkit. Jadi mereka bisa mengeluarkan semua kemampuannya. Memang selalu susah kalau mereka mainnya bisa in," ujar Kevin. (nva/nva)


BACA JUGA