142 Detik Penentu Gelar Juara Liverpool

CNN Indonesia | Senin, 15/04/2019 18:03 WIB
142 Detik Penentu Gelar Juara Liverpool Lini pertahanan Chelsea lengah 142 detik saat melawan Liverpool. (REUTERS/Phil Noble)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kelengahan Chelsea selama 142 detik membuat peluang Liverpool merebut gelar juara Liga Primer Inggris terbuka lebar. Bola panas kini ada di tangan Manchester City yang memiliki satu pertandingan lebih banyak.

Secara matematis Man City masih menjadi tim dengan peluang lebih besar untuk menjadi juara Liga Inggris musim ini. Pasalnya, The Citizens memiliki satu jumlah pertandingan lebih banyak dibanding Liverpool di pengujung musim ini.

Namun, Liverpool tetap pantas memiliki kepercayaan diri merebut gelar Liga Inggris untuk kali pertama dalam 29 tahun terakhir. Hal itu dikarenakan Man City memiliki jadwal yang lebih berat ketimbang The Reds.


Dari lima pertandingan tersisa, Man City masih akan menghadapi Tottenham Hotspur, Manchester United, Burnley, Leicester City dan Brighton & Hove Albion. Tottenham dan Man United berpeluang besar menjegal laju Man City dalam mempertahankan gelar Liga Inggris.

Liverpool memiliki jadwal yang lebih bersahabat di sisa musim Liga Inggris.Liverpool memiliki jadwal yang lebih bersahabat di sisa musim Liga Inggris. (Reuters/Lee Smith)
Sementara Liverpool akan menghadapi Cardiff City, Huddersfield Town, Newcastle United, dan Wolverhampton Wanderers. Berkaca dari klasemen Liga Primer Inggris saat ini, Wolverhampton mungkin akan jadi lawan terberat Liverpool di sisa musim.

Berkaca dari daftar pertandingan tersisa musim ini, Liverpool pantas lega mampu mengalahkan Chelsea. Dua gol dalam kurun waktu 142 detik yang dicetak Sadio Mane dan Mohamed Salah sangat penting bagi Liverpool. Kelengahan lini belakang Chelsea selama 142 detik itu sebuah berkat terselubung bagi Liverpool.

142 Detik Penentu Gelar Juara Liverpool
Gol pertama Liverpool yang dicetak Mane merupakan kesalahan lini pertahanan Chelsea, terutama David Luiz yang kehilangan posisi. Bek asal Brasil itu ketarik keluar jantung pertahanan demi mengawal Roberto Firmino. Alhasil, Mane berdiri bebas di depan gawang Kepa dan melepaskan sundulan.

Hanya 142 detik usai gol Mane, lini pertahanan Chelsea kembali lengah. Kali ini mereka membiarkan Salah melepaskan tendangan spekulasi dari luar kotak penalti. Emerson Palmieri gagal membendung pergerakan Salah, sedangkan Jorginho telat menutup ruang Salah.

Kelengahan kurang dari tiga menit itu membuat peluang Liverpool menjadi juara Liga Inggris semakin terbuka. Liverpool sukses memberikan tekanan kepada Man City dan kini bola panas ada di tangan tim asuhan Pep Guardiola. (har/jun)