Tersingkir di Liga Champions, Ronaldo Bersedih di Depan Ibu

CNN Indonesia | Kamis, 18/04/2019 04:33 WIB
Tersingkir di Liga Champions, Ronaldo Bersedih di Depan Ibu Cristiano Ronaldo mengungkapkan kesedihan di depan Ibu. (REUTERS/Massimo Pinca)
Jakarta, CNN Indonesia -- Cristiano Ronaldo yang gagal membawa Juventus ke semifinal Liga Champions langsung mengungkapkan kesedihan kepada sang Ibu.

Ronaldo sempat membawa Juventus unggul 1-0 saat menjamu Ajax Amsterdam di Stadion Allianz. Namun dua gol balasan Ajax di babak kedua membuat Bianconeri dipastikan tersingkir.

Bagi Ronaldo, kegagalan ini terbilang menyakitkan mengingat ia selalu jadi juara Liga Champions dalam tiga musim terakhir. Terlebih, Ronaldo dalam kondisi kepercayaan diri tinggi karena mampu mencetak hattrick dan menolong Juventus lolos ke perempat final melewati adangan Atletico Madrid.


"Dia dalam kondisi sedih, dia sangat ingin lolos ke final. Dia akan mencoba lagi di kesempatan berikutnya," kata Ibu Ronaldo, Dolores Aveiro kepada A Bola, dikutip dari Daily Star.
Cristiano Ronaldo harus menunda ambisinya meraih trofi Liga Champions keenam dalam kariernya.Cristiano Ronaldo harus menunda ambisinya meraih trofi Liga Champions keenam dalam kariernya. (REUTERS/Massimo Pinca)

Dolores mengatakan Ronaldo benar-benar sulit menerima kenyataan bahwa ia gagal melanjutkan perjalanan mewujudkan mimpi meraih trofi Liga Champions keenam dalam kariernya.

"Apa yang dia katakan pada saya? Ibu, saya tidak bisa membuat keajaiban...," ucap Dolores bercerita.

Max Allegri sendiri mengakui bahwa krisis cedera yang menerpa Juventus turut memengaruhi penampilan Bianconeri pada laga lawan Ajax. Di babak kedua, Ajax benar-benar dominan dan mengurung pertahanan Juventus.

Juventus sendiri kehilangan sejumlah bintang seperti Giorgio Chiellini, Douglas Costa, dan Mario Mandzukic.

Tersingkir di Liga Champions, Ronaldo Bersedih di Depan Ibu
"Ronaldo telah memberikan banyak hal dalam perjalanan kami, namun ketika sebuah tim sampai di perempat final, tentu tim tersebut butuh peran semua pemain."

"Tentu lebih baik bagi kami jika memiliki lebih banyak opsi, karena laga seperti lawan Ajax akan ditentukan oleh hal detail, pergantian pemain, dan opsi yang ada di bangku cadangan," ujar Allegri. (ptr/ptr)