Laporte Blunder Parah, Manchester City Merana

CNN Indonesia
Kamis, 18 Apr 2019 07:52 WIB
Bek Manchester City, Aymeric Laporte, jadi salah satu pemain yang mendapat sorotan usai disingkirkan Tottenham Hotspur di perempat final Liga Champions. Aymeric Laporte ditengarai jadi biang keladi kegagalan Manchester City di Liga Champions. (REUTERS/Andrew Yates)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bek tengah Manchester City, Aymeric Laporte, jadi salah satu pemain yang mendapat sorotan usai The Citizens tersingkir di perempat final Liga Champions, Kamis (18/4) dini hari WIB.

Skuat asuhan Pep Guardiola gagal lolos ke semifinal karena hanya mampu menang 4-3 atas Tottenham Hotspur pada leg kedua perempat final di Stadion Etihad, dini hari tadi. Hasil itu membuat Man City tersingkir karena aturan gol tandang setelah takluk 0-1 di markas Tottenham.

Kegagalan Man City ditengarai karena buruk performa lini belakang, khususnya Laporte. Mantan pemain Athletic Bilbao itu membuat tiga kesalahan yang kesemuanya berujung gol untuk The Lilywhites.

Kesalahan pertama dibuat Laporte saat Man City unggul 1-0 lewat gol Raheem Sterling. Pemain asal Prancis itu salah mengantisipasi umpan terobosan Tottenham sehingga bola liar bisa dimaksimalkan Son Heung-min untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Laporte Butut, Manchester City MeranaAymeric Laporte (paling kanan) luput mengantisipasi pergerakan Fernando Llorente saat duel udara. (Reuters/Jason Cairnduff)
Tiga menit berselang, Laporte kembali bikin kesalahan. Kali ini ia kehilangan bola sehingga tim tamu bisa melakukan serangan balik yang berujung gol kedua Son di laga ini.

Man City kemudian bisa bangkit dan berbalik unggul 4-2 berkat gol Bernardo Silva, Sterling, dan Sergio Aguero. Namun di fase krusial, Laporte membuat kesalahan ketiga yang kembali berujung gol pemain lawan.

Laporte Butut, Manchester City Merana
Pemain berusia 24 tahun itu terlambat menutup pergerakan Fernando Llorente saat menyambut umpan sepak pojok dari Kieran Trippier. Llorente pun tidak menemui kesulitan untuk membobol gawang Ederson Moraes meski gol itu baru disahkan setelah wasit Cuneyt Cakir melihat tayangan VAR.

Penampilan buruk Laporte itu tidak hanya membuat Man City tersingkir tetapi juga mencoreng statusnya sebagai bek pilihan utama Guardiola. Laporte merupakan sosok sentral di jantung pertahanan tim asal Manchester.

Laporte sudah bermain dalam 45 pertandingan musim ini. Ia berhasil mencetak empat gol dan mengemas dua assist di semua kompetisi. (jal/nva)
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER