Ronaldo dan Real Madrid Sama-sama Rugi Usai 'Bercerai'

CNN Indonesia | Sabtu, 20/04/2019 21:47 WIB
Ronaldo dan Real Madrid Sama-sama Rugi Usai 'Bercerai' Cristiano Ronaldo dan Real Madrid sama-sama rugi setelah 'bercerai'. (REUTERS/Alberto Lingria)
Jakarta, CNN Indonesia -- 'Perceraian' yang dilakukan Cristiano Ronaldo dan Real Madrid terbukti sama-sama merugikan kedua pihak.

Ronaldo memilih hengkang ke Juventus musim ini setelah merasa tak diperlukan lagi oleh Presiden Real Madrid, Florentino Perez. Media Spanyo AS, kepergian CR7 itu rupanya bukan hanya kehilangan besar bagi Los Blancos, tapi juga bagi bintang asal Portugal tersebut.

Untuk Madrid, AS melansir performa Madrid yang melempem dilihat dari sejumlah statistik, terutama catatan rata-rata gol tim itu yang mengalami penurunan.


Persentase gol Madrid sejauh ini hanya 39,4 persen musim ini yang masih menyisakan enam laga lagi. Angka itu merupakan penurunan jika dibandingkan dari musim 2013/2014 yang mencapai 50,8 persen.

Di musim 2014/2015, rata-rata gol Madrid mencapai 45,8 persen. Pada musim 2015/2016 tembus 51,1 persen. Berikutnya pada musim 2016/2017 rataan gol Los Blancos mencapai 48 persen. Musim lalu, rata-rata gol Los Merengues masih ada di angka 43,1 persen.

Musim ini, Madrid bahkan gagal mencetak 83 gol dari total 137 peluang emas yang seharusnya berbuah. Gareth Bale yang sejatinya menjadi pencetak gol bagi Los Blancos juga memiliki statistik kurang memuaskan yakni rata-rata gol hanya 28,5 persen. Bale hanya mencetak enam gol dari 15 peluang emas yang ia ciptakan.

Sejauh ini belum ada yang bisa mengalahkan rata-rata gol Ronaldo untuk Madrid di setiap musim. Antara musim 2013/2014 hingga 2017/2018 rata-rata gol Ronaldo ada di kisaran 47 persen hingga 55 persen.

Ambisi Cristiano Ronaldo di Liga Champions bersama Juventus dipupuskan Ajax Amsterdam. (Ambisi Cristiano Ronaldo di Liga Champions bersama Juventus dipupuskan Ajax Amsterdam. (Foto: REUTERS/Wolfgang Rattay)
Pada musim 2013/2014, Ronaldo mencetak 55,1 persen. Di musim berikutnya, ia mengemas rataan gol 55,2 persen. Di musim 2015/2016, CR7 tercatat memiliki rata-rata gol 47,2 persen.

Pada musim 2016/2017, pemain timnas Portugal itu tercatat memiliki rata-rata gol 48.7 persen. Rata-rata golnya pada musim terakhir di Madrid pun juga cukup mengesankan yakni 47,7 persen.

Kemampuan Madrid untuk mencetak gol bahkan jauh lebih tumpul di Liga Champions musim ini. Los Blancos mencetak 14 gol dalam delapan laga di kompetisi itu. Rata-rata golnya hanya 28 persen dari 25 peluang emas yang mereka ciptakan.

Persentase itu jauh berbeda ketika masih ada Ronaldo. Rata-rata gol Madrid di Liga Champions yakni 54,9 persen di 2013/2014, 43,2 persen di 2014/2015, 43,2 persen di 2015/2016, 45,9 persen di 2016/2017, dan 42,6 persen di 2017/2018.

Nestapa yang sama juga dirasakan Ronaldo usai bercerai dengan Juventus. Pemain 38 tahu tersebut sejauh ini hanya mencetak 28 gol dari 38 penampilannya bersama Juventus di seluruh kompetisi.

Ronaldo dan Real Madrid Sama-Sama Rugi Usai 'Bercerai'
Jumlah itu merupakan penurunan sejak 2013/2014 hingga musim lalu. Pada musim 2013/2014 CR7 mencetak 51 gol, 2014/2015 61 gol, 2015/2016 51 gol, 2016/2017 42 gol, dan 2017/2018 44 gol di seluruh kompetisi.

Rata-rata konversi peluang menjadi gol yang dibukukan Ronaldo juga menurun dari 1,6 persen menjadi 0,6 persen bersama Juventus.

Pada akhirnya, Ronaldo dan Madrid sama-sama gagal melaju lebih jauh di Liga Champions 2018/2019. Madrid lebih dulu tersingkir dari babak 16 besar, sedangkan Juventus yang diperkuat CR7 tersingkir di babak perempat final.

Menariknya, Los Merengues dan La Vecchia Signora sama-sama disingkirkan oleh Ajax Amsterdam dari Liga Champions musim ini. (bac)