Onuoha terlibat konfrontasi dengan Ibrahimovic dalam laga MLS. Ibrahimovic yang mendatangi ruang ganti Real Salt Lake untuk meminta maaf ditolak oleh Onuoha.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya rasa permintaan maaf itu palsu. Dia masih berpikir bahwa dia lebih baik dari saya sebagai manusia dan saya tak punya waktu untuk orang macam itu."
Nedum Onuoha menyebut sifat agresif Cristiano Ronaldo di lapangan hanya bertujuan untuk menang dan bukan ingin meremehkan lawan. (Marco Bertorello / AFP) |
Onuoha lalu menceritakan dengan jelas detail yang terjadi saat Ibrahimovic dan dirinya terlibat pertikaian.
"Dia melanggar saya, kemudian mencekik leher saya dan mendorong saya ke lapangan. Saya terjatuh dengan tangan menopang tubuh dan berpikir 'apa yang terjadi' sambil melihat ke arahnya."
"Setelah itu, dia semakin marah dan sampai akhirnya ia benar-benar semakin mengancam sehingga saya melawan dengan mulai mempertahankan diri sambil berkata 'apa yang kamu pikir akan kamu lakukan?'," tutur Onuoha.
"Setelah itu makin timbul rasa permusuhan. Sepuluh menit kemudian, dia memukul saya di bagian atas kepala. Saya melihat wasit dan berkata 'apa yang terjadi?'
Nedum Onuoha menyebut sifat agresif Cristiano Ronaldo di lapangan hanya bertujuan untuk menang dan bukan ingin meremehkan lawan. (Marco Bertorello / AFP)