Barcelona Dihajar Liverpool, Valverde Terancam Dipecat

CNN Indonesia | Rabu, 08/05/2019 17:14 WIB
Pelatih Ernesto Valverde dianggap paling bertanggung jawab atas tersingkirnya Barcelona dari Liga Champions usai dikandaskan Liverpool. Ernesto Valverde kini dalam bayang-bayang pemecatan. (REUTERS/Phil Noble)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pelatih Ernesto Valverde tengah dalam ancaman pemecatan Barcelona setelah gagal mengantar Blaugrana menjuarai Liga Champions musim ini.

Upaya Barcelona memenangi trofi Si Kuping Besar kembali kandas setelah kalah 0-4 dari Liverpol di leg kedua babak semifinal Liga Champions yang membuat mereka menang agregat 4-3. Valverde pun dianggap sebagai orang yang paling bertanggung jawab atas hasil tersebut.

Barcelona sudah tiga musim terakhir tidak lagi mencapai final dan memenangi Liga Champions sejak 2014/2015. Di musim itu Barca mengalahkan Juventus 3-2 di Olympiastadion, Jerman.


Tetapi mulai 2015/2016, Blaugrana praktis menjadi penonton laga final Liga Champions. Musim 2015/2016 Barcelona kandas di perempat final setelah disingkirkan Atletico Madrid. Musim berikutnya giliran Juventus mengandaskan klub Catalonia itu. Sedangkan di musim lalu Barcelona diadang AS Roma.

Pada musim 2017/2018 Barcelona memiliki peluang besar mencapai laga puncak Liga Champions setelah menang 4-1 di kandang melawan Roma. Namun saat berlaga di Olimpico, Barcelona justru tak berdaya usai kalah 0-3. Hasil itu membuat Barcelona tersingkir karena kalah produktivitas gol tandang.

Di musim ini Valverde mengulangi kesialan musim lalu, ketika menang 3-0 atas Liverpool di leg pertama semifinal Liga Champions. Di atas kertas Barcelona sangat diunggulkan karena hanya perlu bermain imbang atau kalah dengan margin tidak lebih dari dua gol.

Barcelona kalah 0-4 di Anfield.Barcelona kalah 0-4 di Anfield. (Paul ELLIS / AFP)
Barcelona diprediksi bisa ke final lantaran hanya ditinggal Ousmane Dembele yang cedera hamstring. Sementara, tugas Liverpool lebih berat lantaran harus mengejar defisit tiga gol dan tanpa tiga pemain andalannya: Mohamed Salah, Roberto Firmino, serta Naby Keita.

Meski demikian, Barcelona tidak bisa memanfaatkan sejumlah keunggulan yang dimiliki sejak leg pertama. Ivan Rakitic dan kawan-kawan juga tidak menemukan solusi untuk mencetak gol saat dihadapkan dengan pertahanan rapat Liverpool.

Kesialan di musim lalu kembali terulang di musim ini setelah Liverpool memberondong gawang Marc-Andre Ter Stegen dengan empat gol, yang membuat Merseyside Merah menang agregat 4-3.

Ernesto Valverde dalam Ancaman Pemecatan Barcelona
Presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu pun terpukul serta bingung dengan hasil di Anfield yang membuat timnya kembali gagal melaju ke final dan menjuarai Liga Champions.

"Saya benar-benar ikut sedih dengan suporter, terutama untuk yang sudah datang ke Anfield. Sebelumnya terjadi kepada kami di Roma, dan kini terulang di sini. Saya juga mengucapkan selamat kepada Liverpool," ucap Bartomeu dikutip dari Dailymail.

Akan tetapi Bartomeu enggan berbicara banyak mengenai kekalahan Barcelona. Bartomeu mengatakan pihak klub akan menentukan waktu untuk membahas mengenai hasil di Liga Champions musim ini. Bukan tidak mungkin masa depan Valverde di Camp Nou juga ikut di bahas dalam pertemuan tersebut.

"Dewan akan membuat refleksi mendalam atas apa yang terjadi di sini," tutur Bartomeu. (sry/nva)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK