5 Kesalahan Fatal Valverde di Laga Liverpool vs Barcelona
CNN Indonesia
Rabu, 08 Mei 2019 22:01 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Pelatih Barcelona Ernesto Valverde diklaim sebagai sosok paling bertanggung jawab terhadap kekalahan telak dari Liverpool di leg kedua semifinal Liga Champions, Selasa (7/5).
Sejumlah keputusan Valverde dianggap fatal dan jadi penyebab kekalahan 0-4 dari Liverpool. Barcelona pun harus tersingkir dengan agregat 3-4 meski sebelumnya menang 3-0 di leg pertama.
Terlepas dari kesalahan individu yang dibuat Jordi Alba dan Marc-Andre Ter Stegen, serta Luis Suarez dan Philippe Coutinho, sang pelatih juga diklaim telah membuat kesalahan fatal di laga tersebut.
Berikut lima kesalahan fatal Valverde yang dirangkum Marca:
1. Valverde menurunkan 11 pemain utama yang sama dengan leg pertama. Semua pihak sepakat Liverpool lebih dominan pada leg pertama hanya saja Messi jadi pembeda di laga tersebut. Dan, strategi Klopp terbukti lebih bertaji di leg kedua.
2. Coutinho sering kali membuang kesempatan mencetak gol. Meski Ousmane Dembele cedera dan Malcom belum menemukan permainan terbaik, Coutinho dianggap tak layak di tim inti. Sikapnya terhadap suporter buruk dan penampilannya dianggap lebih buruk.
3. Pergantian pemain di babak kedua tidak membawa perubahan. Aneh Valverde melakukan pergantian yang sama dengan pekan lalu, terutama Nelson Semedo yang penampilannya lebih bagus dari Coutinho di leg pertama.
4. Barcelona tenggelam dalam tekanan lawan dan Valverde hanya memainkan Arthur selama 20 menit sementara Vidal bermain sering kehilangan bola di kandang maupun saat tandang. Padahal Arthur salah satu gelandang terbaik yang dimiliki Barcelona musim ini.
5. Pemain yang ditarik keluar selalu sama. Valverde menarik Vidal di menit ke-74 padahal ia menjadi satu-satunya gelandang yang tidak mendapat kartu kuning. Sementara Sergio Busquets dan Ivan Rakitic tampil jauh di bawah performa. (jun)
Sejumlah keputusan Valverde dianggap fatal dan jadi penyebab kekalahan 0-4 dari Liverpool. Barcelona pun harus tersingkir dengan agregat 3-4 meski sebelumnya menang 3-0 di leg pertama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Valverde menurunkan 11 pemain utama yang sama dengan leg pertama. Semua pihak sepakat Liverpool lebih dominan pada leg pertama hanya saja Messi jadi pembeda di laga tersebut. Dan, strategi Klopp terbukti lebih bertaji di leg kedua.
Philippe Coutinho dianggap tak layak bermain sebagai starter. (Reuters/John Sibley) |
3. Pergantian pemain di babak kedua tidak membawa perubahan. Aneh Valverde melakukan pergantian yang sama dengan pekan lalu, terutama Nelson Semedo yang penampilannya lebih bagus dari Coutinho di leg pertama.
Philippe Coutinho dianggap tak layak bermain sebagai starter. (Reuters/John Sibley)