Kala itu Gonzales masih memperkuat PSM Makassar dan tinggal di mes pemain bersama sang istri, Eva Gonzales. Setiap hari Eva selalu menjalankan ibadah sebagaimana mestinya umat Muslim.
Setiap kali salat Eva selalu meminta izin kepada Gonzales dengan memberikan ruang yang bersih untuk menggelar sajadah dan salat. Meski heran awalnya, Eva tidak mau memaksa suaminya untuk mengikutinya salat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cristian Gonzales memiliki nama Islam Mustafa Habibi. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan) |
Gonzales pun punya nama Islam, Mustafa Habibi. Mustafa adalah guru yang mengislamkan pesepakbola naturalisasi asal Uruguay itu di Surabaya. Sedangkan Eva menambahkan Habibi dibelakang Mustafa yang berarti cintanya untuk Gonzales.
Eva mengakui sebagai mualaf, Gonzales masih belum 100 persen bisa menjalani perintah agama. Banyak hal yang masih perlu dipelajari El Loco. Meski tak pernah cerita, Eva selalu melihat ada Al-quran kecil dan tasbih di dalam tas yang sering dipakai Gonzales sehari-hari. Buat Eva itu jadi tanda kalau Gonzales percaya dan selalu mengingat Allah.
"Namanya mualaf, dia terus berusaha memperbaiki. Paling penting dia percaya Allah. Kami juga di Mojosari ada ibu angkat Gonzales sekaligus guru kami, Hajah Fatimah yang selalu mengingatkan," ucap Eva.
Cristian Gonzales berusaha memperbaiki diri sebagai seorang Muslim. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan) |
"Kebetulan dia dapat libur sampai tanggal 8 [Mei]. Jadi dari kemarin dia antusias mau puasa bersih-bersih rumah. Kadang puasanya juga masih bolong, tapi setelah lebaran dia berusaha bayar puasanya."
"Kalau puasa bolong itu kadang karena lupa dan kebablasan. Bangun pagi terbiasa minum kopi. Saya pas lihat saya tegur 'Loh, kan puasa!'. Baru ketawa dan bilang kalau lupa," ujar Eva.
Musim ini mantan striker Timnas Indonesia itu memantapkan kakinya untuk hijrah ke klub Liga 2, PSIM Yogyakarta. Ia dikontrak selama satu musim bersama Laskar Mataram sampai Desember 2019. Ada beberapa hal yang akhirnya membuat keputusan pindah harus diambil Gonzales yang musim lalu memnela PSS Sleman.
"Gonzales dilepas PSS karena di dalam tubuh klub itu ada dua kubu. Lalu kami ditawari pindah ke Bogor. Tapi tidak lama setelah itu, CEO Bogor FC [Effendi Syahputra] mengundurkan diri dan pindah ke PSIM. Jadi kami ikut Pak Effendi pindah ke PSIM, ikut gerbong," kata Eva.
Eva menganggap kepindahan ini ada bagusnya buat Gonzales. Terlebih, striker yang kini sudah 42 tahun itu senang punya pengalaman baru. Selain itu, Eva memprediksi di kompetisi Liga 2 secara administrasi jarang diberitakan telat dalam hal gaji bulanan. Belum lagi para fan di Liga 2 cukup antusias menerima kehadiran Gonzales di kompetisi kasta kedua sepak bola Indonesia tersebut.
"Tidak apa-apa di Liga 2, gantinya lebih besar. Kami masuk PSS saja masih ada klub Liga 1 yang nyicil [bayar gaji]," ucap Eva. (ttf/har)
Cristian Gonzales memiliki nama Islam Mustafa Habibi. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Cristian Gonzales berusaha memperbaiki diri sebagai seorang Muslim. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)