Catatan Manis yang Tragis di Balik Kegagalan Liverpool Juara

CNN Indonesia | Senin, 13/05/2019 03:57 WIB
Catatan Manis yang Tragis di Balik Kegagalan Liverpool Juara Mohamed Salah dan Sadio Mane jadi top skor Liga Primer Inggris. (REUTERS/Phil Noble)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kegagalan Liverpool menjuarai Liga Primer Inggris musim ini menjadi tragis karena The Reds memiliki sejumlah catatan statistik bagus sepanjang kompetisi.

Liverpool kalah dalam persaingan juara Liga Inggris 2018/2019 dari Manchester City. Di klasemen akhir tim asuhan Juergen Klopp itu harus puas menjadi runner-up dengan torehan 97 poin usai mengalahkan Wolverhampton Wanderers 2-0 di Anfield, Minggu (12/5). Sementara, Man City memastikan gelar juara dengan keunggulan satu poin setelah menumbangkan Brighton 4-1.

Harapan Liverpool untuk juara sempat muncul setelah Sadio Mane membawa Merseyside Merah unggul 1-0 atas Wolverhampton. Ditambah dengan Glenn Murray yang membobol gawang Man City di menit ke-27.


Tetapi, asa Liverpool juara Liga Primer untuk kali pertama sirna setelah Aymeric Laporte membalikkan kedudukan menjadi 2-1 untuk City di menit ke-38. Peluang Liverpool juara makin tertutup saat Ilkay Guendogan mengubah skor menjadi 4-1 untuk The Citizens.

Kandasnya keinginan Liverpool juara Liga Inggris musim ini menjadi memilukan lantaran Andy Robertson dan kawan-kawan memiliki sejumlah catatan apik di musim ini.

Alisson paling banyak clean sheet.Alisson paling banyak clean sheet. (Action Images via Reuters/Paul Childs)
Dengan torehan 97 poin di akhir kompetisi, itu menjadi angka tertinggi bagi The Reds di era Liga Primer Inggris. Namun, poin tersebut belum mampu membawa Liverpool jadi juara untuk kali pertama.

Di musim ini Liverpool menjadi tim dengan kebobolan paling sedikit, 21 gol. Rapor itu tidak terlepas dari performa apik Virgil van Dijk di barisan pertahanan. Pemain asal Belanda itu pun dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Liga Primer Inggris musim ini versi PFA dan operator liga.

Catatan Tragis di Balik Kegagalan Liverpool Juara
Selain itu, Liverpool satu-satunya tim yang memimpin klasemen saat Natal tetapi gagal juara Liga Primer Inggris (2008/2009, 2013/2014, dan 2018/2019). Tradisi di Liga Primer Inggris sendiri menunjukkan, tim yang memimpin saat Natal biasanya menjadi juara.

Dua penyerang Liverpool, Sadio Mane dan Mohamed Salah sama-sama menjadi top skor Liga Inggris musim ini dengan torehan dua gol. Gelar pencetak gol terbanyak juga diberikan kepada striker Arsenal, Pierre-Emerick Aubameyang.

Kiper Alisson Becker juga menjadi penjaga gawang paling banyak melakukan clean sheet, 21 kali. Dengan catatan itu Alisson menjadi kiper terbaik di musim ini dan meraih trofi Sarung Tangan Emas. (sry/ptr)