Mourinho Tak Terima Gelar Guardiola Lebih Banyak

CNN Indonesia | Jumat, 17/05/2019 04:32 WIB
Mourinho Tak Terima Gelar Guardiola Lebih Banyak Jose Mourinho menyatakan ia punya peluang untuk mendapat lebih banyak trofi bila bertahan di Porto atau Inter Milan usai juara Liga Champions. (Reuters/Lee Smith)
Jakarta, CNN Indonesia -- Keberhasilan Pep Guardiola memenangkan Liga Inggris membuat ia telah mengoleksi 26 gelar sepanjang kariernya. Jose Mourinho tampak tak terima dengan fakta tersebut.

Mourinho dan Guardiola adalah rival abadi karena pernah bersaing langsung di Liga Spanyol dan Liga Inggris. Kehebatan taktik Mourinho dan Guardiola membuat keduanya kerap dibandingkan.

Namun Guardiola yang memulai karier kepelatihan lebih lambat dibandingkan Mourinho telah sukses melewati rekor gelar Mourinho. Guardiola sudah sukses memenangkan 26 gelar bersama Barcelona, Bayern Munchen, dan Manchester City.


Sementara itu Mourinho yang pernah bertualang bersama FC Porto, Chelsea, Inter Milan, Real Madrid, dan Manchester United baru mengoleksi 25 gelar.

Jose Mourinho memutuskan meninggalkan Inter Milan usai tim tersebut juara Liga Champions.Jose Mourinho memutuskan meninggalkan Inter Milan usai tim tersebut juara Liga Champions. (AFP PHOTO / VINCENZO PINTO)
Mourinho sendiri seolah tidak terima dengan fakta bahwa koleksi trofi Guardiola sudah melebihi catatan gelar miliknya.

"Tidak, tidak [hal itu tidak menyakitkan bagi saya]. Hal itu justru mengingatkan bahwa saya juga ada di level ini, dengan 25 gelar."

"Ketika saya memenangkan Liga Champions bersama Porto dan Inter Milan, jika saya tetap bertahan, maka di musim berikutnya saya akan berkompetisi di Piala Super Eropa, Piala Dunia Antarklub, dan Piala Super Domestik. Saya mungkin bisa memiliki 31 gelar. Mungkin saya memang tidak fokus pada angka-angka tersebut," kata Mourinho dalam wawancara dengan L'Equipe, dikutip dari Marca.

Mourinho Tak Terima Gelar Guardiola Lebih Banyak

Setelah membuat kejutan dengan membawa Porto juara Liga Champions pada 2004, Mourinho memutuskan pindah ke Chelsea dan berhasil membawa The Blues memulai era kejayaan.

Di tahun 2010, Mourinho kembali mengulang hal serupa. Usai membawa Inter meraih trofi Liga Champions sekaligus membukukan catatan treble, Mourinho memilih pergi dan menangani Real Madrid. (ptr/har)